Wabup Husni Buka Sosialisasi Program Pertamina Pertashop

Rabu, 14 Juli 2021 | 14:03 WIB
Wabup Husni Buka Sosialisasi Program Pertamina Pertashop (foto/lin) Wabup Husni Buka Sosialisasi Program Pertamina Pertashop (foto/lin)

RIAU24.COM - SIAK- Wakil Bupati Siak Husni Merza buka Sosialisasi Program Pertamina Pertashop, yang berlangsung di Ruang Rapat Sri Indrapura, kantor Bupati SiaK.

Sosialisasi yang diadakan oleh Pihak Pertamian yang bekerja sama dengan PT.Sholdan Radi Energi, di ikuti oleh beberapa Bumkamp yang berhasil dalam mengelola badan usaha di Kampung, serta beberapa Perwakilan Ponpes yang ada di Siak.

Pertashop merupakan Lembaga Penyalur Pertamina Skala kecil yang disiapkan untuk melayani kebutuhan Konsumen BBM Non Subsidi. Kriteria mintra Pertashop juga meliputi memiliki Legalitas usaha yeng berbentuk Badan Usaha atau badan hukum seperti CV, PT dan Koperasi, memiliki Memiliki Dokumen Legalitas berupa KTP, Npwp, Akta Perusahaan, memiliki lahan guna pengoperasian Pertashop, serta mendapatkan rekomendasi dari Kepala Kampung atau desa.

Baca Juga: Mantap, APSAI Siak Mendapatkan Penghargaan Dari Gubernur Riau

Wabup Siak Husni Merza Menjelaskan, Sosialisasi ini merupakan suatu peluang baru untuk masyarakat dalam Meluaskan Distribusi Bahan baku minyak dari Pertamina khusus yang Non Subsidi.

"Ini merupakan suatu peluang Bisnis bagi Bumkamp yang ada, serta juga merupakan suatu peluang bisnis bagi pesantren yang ada di Kabupaten Siak guna mendukung kemandirian pesantren", kata Husni.

Baca Juga: Beri Dukungan, Bupati Alfedri Kunjungi Warga Isoman di Tualang

Ia berharap agar semua ini bisa terwujud nantinya dengan modal 2 ratus hingga 3 ratus juta, tergantung kelengkapan kebutuhan tempat Pertashop. Sehingga Bumkamp yang ada di Kampung maupun pesantren perekonomian nya bisa meningkat, dan Masyarakat tidak perlu jauh jauh dalam mengisi BBM.

"Alhamdulillah hari ini juga ada pihak dari Pertamina, pendor nya dari PT.Sholdan Radi Energi Untuk memberikan Sosialisasi kepada Bumkamp yang diundang, serta beberapa pesantren untuk mendapatkan penjelasan sejauh mana Peluang tersebut. Sehingga bisa di laksanakan di Kampung Kampung maupun di Pesantren", tutupnya.

PenulisR24/lin


Loading...
Loading...