Amerika Serikat Evakuasi Ribuan Warga Afghanistan yang Bekerja untuk Mereka

Sabtu, 17 Juli 2021 | 12:23 WIB
google google

RIAU24.COM - Ribuan warga Afghanistan yang bekerja untuk AS akan diterbangkan langsung ke Amerika sementara sebagian lainnya akan dievakuasi ke negara ketiga atau pangkalan militer luar negeri, lapor NBC News.

Sejak Amerika Serikat menarik pasukannya, Afghanistan jadi kacau balau. Taliban mulai beraksi dan merebut pos-pos perbatasan. Bahkan, Taliban mengklaim kelompoknya sudah berhasil menaklukkan 85% wilayah Afghanistan.
Baca Juga: Negara Ini Pilih Tak Perpanjang Masa Darurat Meskipun Covid-19 Kian Mengkhawatirkan

 
Keputusan Biden untuk menarik pasukannya mendapat banyak kritik, sejumlah veteran dan organisasi hingga parlemen mendesaknya untuk melindungi warga Afghanistan, khususnya mereka yang bekerja sebagai penerjemah untuk pasukan AS.

Hal ini karena para penerjemah Afghanistan yang bekeja untuk AS mulai diserang Taliban karena dinilai sudah membantu negara asing.

Departemen Luar Negeri dan Departemen Pertahanan mengakatan bahwa sekitar 2.500 warga Afghanistan yang visanya telah lolos pemeriksaan keamanan akan memenuhi syarat untuk dievakuasi langsung ke pangkalan militer AS, bersama dengan anggota keluarga mereka.
Baca Juga: Taliban Kian Ganas, Pakistan Ambil Sikap Kerahkan Militer Jaga Perbatasan
 
Sekitar 20.000 warga Afghanistan yang bekerja untuk pemerintah AS selama dua dekade terakhir sudah mengajukan permohonan Visa Imigran Khusus (SIV).

Ini adalah sebuah program yang dibuat untuk mantan juru bahasa, pengemudi, dan lainnya yang menghadapi bahaya besar terkait hubungan mereka dengan Amerika Serikat.

“Tidak lama setelah mereka tiba, setelah persyaratan pemeriksaan kesehatan selesai, status imigrasi mereka akan disesuaikan sehingga mereka dapat memenuhi syarat untuk mendapatkan tunjangan pemukiman kembali pengungsi yang akan membantu mereka dan keluarga mereka dalam proses pemukiman kembali,” kata juru bicara Departemen Luar Negeri.

Dia juga mengatakan bahwa sekitar 10.000 warga yang masih dalam proses pemeriksaan latar belakang akan diterbangkan langsung ke pangkalan militer AS di luar negeri, mereka akan ditempatkan di tempat aman hongga proses imigrasi mereka selesai.

Penerbangan evakuasi tersebut akan dimulai dalam beberapa hari dengan pesawat sipil.

PenulisR24/ame


Loading...
Loading...