Telan Korban Jiwa, Polisi Turun Tangan Soal Hoax Corona Dokter Lois: Kok Masih percaya!

Senin, 19 Juli 2021 | 10:57 WIB
Ilustrasi/net Ilustrasi/net

RIAU24.COM - Masih maraknya kasus Covid-19 di Indonesia, banyak hoax yang bertebaran dikalangan masyarakat terutama di media sosial.

Belakangan hoax seputar Corona atau COVID-19 yang disampaikan oleh dr Lois Owien diduga menjadi pemicu seorang pria di Tegal wafat saat positif Corona.

Mengenai kabar tersebut, Polisi bakal turun tangan mengecek hal itu. "Nanti dicek kebenarannya," ujar Kadiv Humas Polri, Irjen Argo Yuwono dilansir dari Detik.com, Senin, 19 Juli 2021.

Baca Juga: Stres Karena PPKM, Dinar Candy Akhirnya Turun ke Jalanan Sambil Kenakan Bikini

Tak hanya itu, Kabareskrim Polri Komjen Agus Andrianto menyayangkan masih ada warga yang percaya pada hoax seputar Corona. Untuk itu dia meminta warga lebih bijak melihat fakta pasien meninggal karena infeksi Corona.

"Sudah banyak yang menjadi korban meninggal karena COVID, kok masih percaya hoax," kata dia lagi.

Agus mengatakan nasib manusia tak akan berubah tanpa usaha. Kata dia, salah satu usaha yang bisa dilakukan untuk mengatasi pandemi Corona adalah mengikuti vaksinasi.

Baca Juga: Tak Hanya ke Sesama, Manusia dapat Menularkan Covid-19 Kepada Hewan

"Allah tidak akan merubah nasib setiap kaum, dengan apa yang kita kerjakan. Mau vaksin, ya kalau terpapar virus Corona-nya tidak terlalu parah karena punya daya tangkal, yang nggak mau ya macam-macam risiko illahiyah-nya," tuturnya.

Dia menambahkan, pemerintah sudah menyiapkan vaksin COVID-19 secara gratis. Dia berharap masyarakat ikut membantu mewujudkan herd immunity.

"Pemerintah sudah siapkan fasilitas vaksin kepada masyarakat dengan gratis berkelanjutan, pilihannya kan kepada masyarakat sendiri. Yang punya komorbid tentu dengan pertimbangan dokter bisa diberikan atau tidak, harapannya yang lain berpartisipasi untuk mencapai imunitas komunal," tutur Agus.

PenulisR24/ibl


Loading...
Loading...