Pria Tutup Jasad Ibunya Dengan Kotoran Kucing Selama Lebih Dari Setahun, Alasannya Bikin Geleng Kepala

Jumat, 10 September 2021 | 13:28 WIB
Pria Tutup Jasad Ibunya Dengan Kotoran Kucing Selama Lebih Dari Setahun, Alasannya Bikin Geleng Kepala (foto/int) Pria Tutup Jasad Ibunya Dengan Kotoran Kucing Selama Lebih Dari Setahun, Alasannya Bikin Geleng Kepala (foto/int)

RIAU24.COM - Tindakan tidak terpuji dilakukan seorang pria di wilayah Tyrol, Austria. Pria (66 tahun) itu tega menyimpan jasad ibunya (89 tahun) dengan menutupi pakai kotoran kucing dan diperban di bawah tanah.

Dilansir dari Okezone, tindakan pria itu mengawetkan selama lebih dari setahun, supaya dirinya bisa terus menerima pembayaran pensiun ibunya itu.

Ibunya itu dilaporkan menderita demensia dan diperkirakan meninggal karena sebab alami pada Juni 2020 lalu. Agar tak kehilangan uang pensiun, putranya dengan sengaja meletakkan jasad wanita itu di ruang bawah tanah. Kemudian menggunakan kompres es dan perban supaya bau mayat tersebut tidak menyebar kemana-mana.

Baca Juga: Pernah Selamat Usai Berjuang Mengalahkan Covid-19, Pasien Tertua Asal Singapura Ini Meninggal di Usia 103 Tahun Karena Sakit Perut

Polisi dalam penyelidikan menyatakan pria itu telah secara ilegal menerima pembayaran sebesar sekira €50.000 atau sekitar Rp841 juta dari uang pensiun ibunya.

Polisi Austria dalam pernyataannya sampaikan dugaan penipuan itu terungkap saat seorang tukang pos yang mengantarkan tunjangan untuk sang ibu ditolak untuk menemui wanita itu. Hal itulah yang kemudian memicu penyelidikan, yang kemudian mengarah pada penemuan mengerikan.

Menurut keterangan polisi kepada penyiar publik Austria ORF, tersangka juga menutupi mayat ibunya dengan kotoran kucing. "Akhirnya, mayat itu menjadi mumi," sebut petugas Helmuth Gufler sebagaimana dilansir BBC, seraya menambahkan bahwa pria itu sudah mengakui perbuatannya.

Baca Juga: Para Ilmuwan Berhasil Menemukan Pot Berusia 9000 Tahun Dari China, Digunakan Untuk Menampung Bir

Dalam laporan ORF diketahui pula tersangka pernah memberi tahu saudara laki-lakinya, bahwa ibu mereka sedang dirawat di rumah sakit. Dia kemudian meminta supaya tidak mengunjungi ibunya, dengan alasan ibunya tidak bakal mengenalinya.

Gufler menyebut, pria tersebut menganggur dan tak punya penghasilan lain. Otomatis pembayaran pensiun bakal dihentikan kalau dia melaporkan kematian ibunya itu. Sehingga membuatnya tidak mampu membayar pemakaman ibunya atau untuk menjaga rumah yang mereka tinggali bersama.

PenulisR24/riki


Loading...
Loading...