Begini Tanggapan Upin & Ipin Usai Dituduh Ketua KPI Sebagai Propaganda Malaysia

Selasa, 14 September 2021 | 06:21 WIB
Upin & Ipin. Sumber: Internet Upin & Ipin. Sumber: Internet

RIAU24.COM -  Pihak Upin & Ipin, Les Copaque memberikan jawaban terkati tudingan yang dilontarkan Ketua Komisi Penyiaran Indonesia (KPI), Agung Suprio.

Agung menyebutkan film teresebut adalah propaganda dari Malaysia.

Bantahan tuduhan tersebut dijawab pihak Upin & Ipin melalui akun Facebook Resmi Upin & Ipin, Senin, 13 September 2021.

Mereka menegaskan kalau Upin & Ipin bukan bentuk dari propaganda negara Malaysia.

Baca Juga: Ketika Sendok Menjadi Simbol Baru Perlawanan Palestina

(Foto: Jawaban pihak Upin & Ipin setelah dituduh sebagai film porpaganda Malaysia. Sumber: Facebook/ Upin & Ipin)

 

"Ini bukanlah sebuah propaganda. Ini hanyalah tontonan yang baik dengan tujuan yang bagus," tulis mereka.

Warganet yang mengikuti akun tersebut langsung membela Upin Ipin.

Terutama datang dari netizen Indonesia. Tak hanya itu warganet juga turut menghujat pihak KPI.

"Ga usah didengerin. Upin dan Ipin selalu melanjutkan untuk memberikan pekerjaan yang baik dalam menghibur dan mengedukasi daripada yang pernah dilakukan oleh KPI," tulis warganet.

"Kayanya ga usah ditanggepin pernyataan dari orang ini. Kami orang Indonesia ga pernah nanggepin dia dengan serius. Kami tahu kalau dia berusaha untuk mengalihkan masa dari topik yang ada di dalam KPI," tulis netizen.

Untuk diketahui, Ketua Komisi Penyiaran Indonesia (KPI), Agung Suprio menyebutkan jika film anak-anak Upin & Ipin adalah propaganda dari Malaysia.

Hal ini disampaikan langsung olehnya, dalam Podcast Deddy Corbuzier yang disiarkan di Youtube pada Kamis, 9 September 2021.

Baca Juga: Israel Lakukan Penangkapan Massal Terhadap Warga Palestina Setelah Insiden Pembobolan Penjara

Alasannya karena kartun tersebut disubsidi oleh pemerintah Malaysia. Sehingga disebutkannya sebagai propaganda pemerintah.

"Lu tahu gak Upin dan Ipin? Itu disubsidi oleh pemerintah Malaysia?. Jadi, ya propaganda pada akhirnya," ujarnya.

PenulisR24/azhar


Loading...
Loading...