Jemput Jenazah Bayinya yang Baru Meninggal di Rumah Sakit, Keluarga Ini Kaget Saat Buka Peti Mati, Isinya Malah Kaki Bekas Amputasi Dipenuhi Darah

Rabu, 15 September 2021 | 09:16 WIB
ilustrasi ilustrasi

RIAU24.COM - Seorang bayi laki-laki berusia 11 hari yang lahir setelah usia kehamilan 34 minggu meninggal karena kelainan bawaan di Klinik Pedesaan Institut Jaminan Sosial Meksiko (IMSS) di Huajuapan de León Jumat lalu.

Ayah bayi itu pergi ke rumah sakit pada hari berikutnya untuk mengambil jenazah bayinya.
Baca Juga: Ketika Sendok Menjadi Simbol Baru Perlawanan Palestina


Orang tua bayi itu tak melihat isi peti mati hingga tiba di Tacache de Mina, kampung halaman mereka.

“Keluarga itu memperhatikan bahwa darah menetes dari peti mati dan memeriksanya; saat itulah mereka menemukan itu adalah kaki manusia (alih-alih bayi mereka),” bunyi surat kabar yang pertama kali menginformasikannya.

Kedua orang tua bayi itu lantas kembali ke rumah sakit untuk melaporkan penemuannya dan mengambil jenazah bayinya.

Baca Juga: Israel Lakukan Penangkapan Massal Terhadap Warga Palestina Setelah Insiden Pembobolan Penjara

Keluarga itu juga mendaftarkan pengaduan ke kantor kejaksaan setempat.

Kejaksaan yang langsung meluncurkan penyelidikan menyimpulkan bahwa seorang karyawan IMSS bertanggung jawab atas kelalaian tersebut.

Tetapi otoritas IMSS di Oaxaca malah menyerang balik orang tua si bayi, mengklaim bahwa sang ayah lah yang salah mengambil peti mati.

Rumah sakit tersebut menerima tekanan dari media terkait kegagalan protokol mereka, namun, IMSS bersikeras bahwa ayah bayi itu yang harus disalahkan.

“Pria itu memiliki semua dokumentasi tentang bayinya. Dia baru saja mendapatkan peti mati yang salah. Alih-alih memverifikasi mana yang benar-benar sesuai dengan bayinya, dia mengambil yang salah. Dialah yang membuat kesalahan, bukan personel IMSS,” kata juru bicara rumah sakit.

“Tapi apakah tidak ada seorang pun dari rumah sakit yang menyadarinya? Siapa yang mengawasi pelepasan mayat?” tanya reporter padanya.

“Ada personel yang berwenang yang bertanggung jawab atas itu, tetapi dia (ayahnya) lalai dan mengambil peti,” jawab IMSS.

PenulisR24/ame


Loading...
Loading...