Anak Pewaris Peternakan Kuda Pacuan Terkemuka yang Kaya Raya Ditemukan Tewas Mengerikan di Kamar Hotel, Pacar Klaim Kesalahan Saat Berhubungan Intim

Selasa, 21 September 2021 | 08:46 WIB
Anna Reed dan Marc Schatzle Anna Reed dan Marc Schatzle

RIAU24.COM - Seorang pria Jerman berusia 30 tahun akhirnya akan diadili setelah anak seorang multi-jutawan, Anna Reed (20) ditemukan tewas di di kamar hotel di Swiss Februari lalu.

Anna Reed berasal dari salah satu keluarga pembiakan kuda pacuan terkemuka, sementara mendiang kakeknya adalah joki kuda legendaris sekaligus peternak kuda pacuan, Guy Reed.
Baca Juga: Lagi Nunggu Disuntik Mati, Kasus Scott Peterson, Bunuh Istri demi Selingkuhan Tukang Pijat


Sebelum ditemukan tak bernyawa, Anna dilaporkan berdebat panas dengan pacar Jermannya.

Ayah dua anak berkebangsaan Jerman itu bertemu Anna di Thailand saat dia sedang melakukan perjalanan keliling dunia.

Setelah romansa tumbuh di antara keduanya, pasangan itu memesan Hotel La Palma au Lac yang mewah di Locarno di kaki Pegunungan Alpen Swiss.

Baca Juga: Perbedaan Agama dan Budaya, Benarkah Menjadi Alasan Adnan Syed Bunuh Pacar Korea nya Hae Min Lee?

Para tamu di hotel Swiss lainnya mengeluhkan kebisingan yang datang dari Kamar 501 pada pukul 3 pagi, beberapa jam sebelum gadis berusia 22 tahun itu ditemukan tewas.

Ayahnya yang super kaya, Clive Reed (62) langsung terbang ke Swiss memboyong putri sulungnya Millie (24) setelah kabar kematian buah hatinya.

Marc Schatzle (29) kelahiran Jerman, mengklaim Anna meninggal akibat permainan seks yang salah. Namun kepolisian Swiss mendaftarkan kasusnya sebagai pembunuhan yang disengaja.

Tes post-mortem mengkonfirmasi dia meninggal karena tercekik dan juga menderita luka kecil dan patah tulang

"Seorang warga negara Jerman berusia 29 tahun ditangkap pada 9 April. Hari ini dia secara resmi dituduh melakukan pembunuhan yang disengaja penyelidikan sedang berlangsung. Otopsi telah dilakukan tetapi kesimpulannya belum mencapai Kementerian Publik," bunyi pernyataan yang dikeluarkan kepolisian Swiss.

 

PenulisR24/ame


Loading...
Loading...