Ketahuan Adakan Latihan Militer di Taiwan, China Minta AS Berhenti Berhubungan dengan Taipei

Minggu, 10 Oktober 2021 | 19:50 WIB
Zhao Lijian Zhao Lijian

RIAU24.COM - Pejabat China menyerukan agar Amerika Serikat mengakhiri hubungan militer dengan Taiwan setelah terdengar kabar bahwa AS menempatkan marinirnya di Taiwan untuk memperkuat pasukan.

Juru bicara Kementerian Luar Negeri China, Zhao Lijian, menegaskan pada Jumat (8/10) poin pembicaraan yang sering digunakan bahwa AS harus mengakui sensitivitas tinggi dari konflik China-Taiwan.
Baca Juga: Video Buaya Besar Menyerang Seorang Perenang dan Menggigit Lengannya, Jadi Viral di Twitter


“China akan mengambil semua tindakan yang diperlukan untuk melindungi kedaulatan dan integritas teritorialnya,” kata Zhao ketika ditanya tentang laporan tersebut.

Sekitar dua lusin operasi khusus AS dan pasukan pendukung sedang melakukan pelatihan rahasia di Taiwan. Menurut Wall Street Journal, ini sudah berlangsung setidaknya selama satu tahun.
Baca Juga: Pria Merencanakan Kematiannya Sendiri Untuk Mendapatkan Uang Hingga Miliaran Rupiah, Menggunakan Cobra Sebagai Senjata Pembunuhan

China mengklaim Taiwan sebagai bagian dari wilayah kedaulatannya, meskipun pulau berpenduduk 24 juta orang itu menganggap dirinya sebagai negara merdeka.
AS secara historis menghindari komitmen eksplisit untuk berperang atas nama Taiwan, tetapi juga mempertahankan hubungan tidak resmi yang bersahabat dengan pemerintah di Taipei dan memberi pasukan Taiwan peralatan militer yang dimaksudkan untuk menangkal kemungkinan serangan dari daratan.

Menjelang Hari Nasional Taiwan, pasukan China mengirim pesawat tempur dalam jumlah yang sangat banyak. 

PenulisR24/ame


Loading...

Terpopuler

Loading...