Korban Tewas Akibat Insiden Keracunan Alkohol di Rusia Terus Bertambah, Puluhan Orang Sekarat

Senin, 11 Oktober 2021 | 15:25 WIB
Foto : AsiaOne Foto : AsiaOne

RIAU24.COM - Korban tewas akibat keracunan massal terkait alkohol ilegal di Rusia barat daya naik menjadi 34 pada Minggu (10 Oktober), dan 24 orang lagi dirawat di rumah sakit, kata pihak berwenang setempat. Penyelidik di wilayah Orenburg membuka kasus kriminal setelah orang-orang mulai sekarat karena keracunan alkohol minggu ini.

Polisi sejak itu menahan 10 orang dalam penyelidikan produksi dan penjualan alkohol ilegal, kantor berita TASS melaporkan.

Baca Juga: Tragis! Demi Harta, Pria India Beri Istrinya ke Ular Kobra Agar Dilahap Hidup-hidup

"Ada 67 korban alkohol pengganti yang diketahui di wilayah tersebut, 34 di antaranya telah meninggal," kata pemerintah daerah Orenburg seperti dikutip oleh kantor berita Interfax.

Tujuh dari orang yang dirawat di rumah sakit berada dalam kondisi buruk dan empat di antaranya menggunakan ventilator, katanya. Polisi menyita 2.000 botol alkohol pada hari Sabtu dan mengatakan mereka telah mengidentifikasi metanol, yang beracun. Kasus keracunan alkohol massal telah mengejutkan negara itu di masa lalu. Pada 2016, 77 orang meninggal di Siberia karena meminum minyak mandi yang dicampur dengan alkohol untuk mencari alkohol.

Baca Juga: Pembunuhan Sadis yang Tak Pernah Terlupakan, Polisi Ini Bunuh 56 Orang dalam Semalam karena Kesal Dicibir Belum Menikah

Orang Rusia telah lama memiliki reputasi sebagai peminum terberat di dunia, tetapi konsumsi telah menurun dalam beberapa tahun terakhir, turun 43 persen dari 2003 hingga 2016, kata Organisasi Kesehatan Dunia pada 2019.

Itu telah menyebabkan peningkatan pesat dalam harapan hidup, tambahnya.

PenulisR24/dev


Loading...
Loading...