Diculik, Dipaksa Masuk ke Saluran Pembuangan Air, dan Tak Diberi Makan, Inilah Akhir Kehidupan Gadis dari Keluarga Kaya Raya

Selasa, 12 Oktober 2021 | 09:22 WIB
Lesley dan Donald Neilson Lesley dan Donald Neilson

RIAU24.COM - Lesley Whittle yang berusia 17 tahun dipaksa menuruni tangga besi ke saluran pembuangan yang gelap dan bau saat penculik bertopeng menodongkan pistol ke kepalanya.

Beberapa jam sebelumnya, remaja yang berasal dari keluarga kaya itu diculik dari kamar tidurnya di desa Highley, Shropshire, oleh pembunuh berantai Donald Neilson, yang dikenal sebagai The Black Panther.
Baca Juga: Gerebek Judi Online AFK77 dan JAYA89, Polda Riau Amankan 59 Orang


Remaja itu ditahan di dasar lubang ventilasi sepanjang 54 kaki yang terhubung ke tambang bekas di Kidsgrove, Staffordshire, selama berminggu-minggu sementara keluarganya dipaksa memberikan sejumlah uang tebusan.

Neilson meminta uang tebusan £50.000 atau sekitar Rp 821 juta, dari orang tua Lesley, yang kaya raya.

Tetapi karena serangkaian kecerobohan polisi, uang itu tak pernah sampai ke Neilson. Alhasil, enam minggu kemudian, pada Maret 1975, Lesley ditemukan tergantung di tali kawat yang diikatkan ke lehernya.

Baca Juga: Depresi,Seorang Petugas Polisi Bunuh Diri, Diduga Menembak Diri Sendiri Dibagian Leher

Sebelum menangkap Lesley, Neilson melakukan sekitar 400 pembobolan mengenakan balaclava hitam yang membuatnya dikenal sebagai 'The Black Panther'.
Pada Desember 1975 Neilson ditangkap, 11 bulan setelah dia membunuh Lesley.

Ketika polisi menggerebek rumah Neilson, mereka menemukan tudung, topeng, lebih dari 500 kunci kontak mobil, pakaian tempur, setelan kutub, ransel, koper, linggis, tape recorder, radio, dan mesin cetak pita Dymo yang digunakan untuk menulis catatan tebusan.

Di Oxford Crown Court, Neilson, yang berada di bilik saksi selama 19 jam, menyombongkan kepiawaiannya dalam 'operasi' penculikan itu, mengklaim bahwa 'hati nuraninya jernih' mengenai kematian Lesley.

Dia menjelaskan panjang lebar bagaimana dia mempertimbangkan untuk menahan Lesley di gudang, garasi atau perahu, tetapi akhirnya memilih saluran air karena teriakan minta tolongnya tidak akan pernah terdengar.

Selain itu, daerah saluran air membuat Neilson memiliki banyak rute pelarian. 'Bagian terpenting bagi saya dari kejahatan apa pun adalah pada akhirnya bebas.'

Periksaan post-mortem mengungkapkan bahwa Lesley tidak diberi makan selama berhari-hari. Neilson dijatuhi hukuman penjara seumur hidup dan meninggal pada 2011 di penjara, di usia 75 tahun.  

PenulisR24/ame


Loading...
Loading...