Pria Ini Curi dan Kuliti Mayat untuk Dijadikan Sepatu, Ikat Pinggang dan lainnya

Selasa, 19 Oktober 2021 | 15:27 WIB
Ed Gein Ed Gein

RIAU24.COM - Edward Theodore Gein atau lebih dikenal sebagai Ed Gein, lahir di LaCrosse, Wisconsin, pada 27 Agustus 1906. 

Gein dibesarkan di sebuah peternakan terpencil di Plainfield, Wisconsin. Di sana pula lah polisi menemukan mayat seorang pegawai toko yang hilang, Bernice Worden, tanpa kepala.

Baca Juga: Amerika Serikat Sebut Telah Membunuh Pemimpin Senior Kelompok yang Terkait dengan al-Qaeda di Suriah

Polisi menemukan bahwa Ed Gein rutin merampok jenazah wanita yang baru saja dikubur.

Setelahnya, Gein akan memotong tubuh mereka dan mengulitinya, beberapa dijadikan topi, topeng, ikat pinggang dan sepatu.

Penyelidik berhasil menemukan sisa-sisa tubuh 10 wanita di rumah peternakan Gein. 

Baca Juga: Gadis 2 Tahun di China Tewas Setelah Seorang Pengasuh Meninggalkannya di Lift

Gein dinyatakan tidak layak secara mental untuk diadili dan dikirim ke rumah sakit jiwa negara bagian di Wisconsin.

Pada 1968, setelah dia dinyatakan cukup waras, Gein akhirnya diadili dan dinyatakan bersalah atas pembunuhan tingkat pertama oleh Pengadilan Kabupaten Waushara. Dia menghabiskan sisa hidupnya membusuk di penjara.

 

 

PenulisR24/ame


Loading...

Loading...