Kepala Staf Kepresidenan Moeldoko Diusir Massa Aksi Kamisan di Semarang

Kamis, 18 November 2021 | 22:32 WIB
Kepala Staf Kepresidenan Moeldoko Diusir Massa Aksi Kamisan di Semarang (foto/int) Kepala Staf Kepresidenan Moeldoko Diusir Massa Aksi Kamisan di Semarang (foto/int)

RIAU24.COM - Kamis (18/11/2021), Kepala Staf Kepresidenan Moeldoko diusir massa Aksi Kamisan yang menolak Festival Hak Asasi Manusia (HAM) di Kota Semarang pada. Awalnya Moeldoko telah hadir Festival HAM di Hotel PO Jalan Pahlawan Kota Semarang. 

Tetapi Moeldoko melanjutkan dengan mendatangi unjuk rasa di seberang Hotel PO, tetapi diusir. Dilansir dari Tempo, Moeldoko datang didampingi Komisioner Komisi Nasional HAM Beka Ulung Hapsara dan Wali Kota Semarang Hendrar Prihadi.

Keduanya berjalan kaki menuju lokasi unjuk rasa. Tetapi, sesampainya di lokasi, Moeldoko dan rombongan malah diminta pergi oleh pengunjuk rasa.

Baca Juga: Alami Sakit Perut Luar Biasa, Nathalie Holscher Dilarikan ke Rumah Sakit, Netizen: Salut Lihat Kang Sule Tetap Tenang

Mantan Panglima TNI tersebut sempat memegang mikrofon, namun tak sempat berpidato. Setiap kali mau berbicara ditanggapi teriakan pengunjuk rasa yang meminta mereka pergi. "Sudah pulang saja," teriak seorang pengunjuk rasa.

Moeldoko dan rombongan akhirnya lantas meninggalkan lokasi Aksi Kamisan diiringi teriakan para peserta unjuk rasa. "Bubarkan Komnas HAM. Komnas HAM memberi ruang untuk pelanggar HAM," sebut massa aksi. Akibat kejadian itu Jalan Pemuda sempat ditutup sementara.

Aksi penolakan festival itu didasari sejumlah pelanggan HAM yang masih terjadi di Indonesia, termasuk di Kota Semarang sebagai tuan rumah. Serta acara tersebut juga melibatkan pelaku penggar HAM. "Tuntutannya satu. Negara harus sadar sebagai pelanggar HAM dan harus menuntaskan," kata koordinator aksi.

Baca Juga: Selama 30 Tahun, Pria ini Jadikan Benda Seharga 1,5 Miliar Sebagai Ganjal Pintu

Dalam aksi itu mereka menyoroti tindakan pemerintah yang dinilai melanggar HAM seperti penggusuran, eksploitasi sumber daya alam, dan perampasan lahan. "Adanya festival HAM di Semarang ini, sebetulnya sangat melukai masyarakat korban, yang diabadikan hak asasi manusianya."

Sebelum menggelar Aksi Kamisan ini mereka sebelumnya telah menyelenggarakan Festival Rakyat sebagai tandingan Festival HAM. Festival Rakyat digelar secara online sejak 16 November 2021 lalu dan menghadirkan korban pelanggaran HAM dari berbagai daerah.

Adapun Festival HAM merupakan acara yang diselenggarakan Komnas HAM RI, Kantor Staf Presiden, dan Pemerintah Kota Semarang bersama sejumlah lembaga lain. Acara ini diselenggarakan sejak 16 November 2021 dan berpusat di Hotel PO Kota Semarang.

PenulisR24/riki


Loading...
Loading...