Kampung Tangguh Polres Bengkalis Bermacam Tanaman dan Ternak Hewan

Jumat, 26 November 2021 | 17:33 WIB
Kapolres Bengkalis AKBP Hendra Gunawan saat panen jagung Kapolres Bengkalis AKBP Hendra Gunawan saat panen jagung

RIAU24.COM -BENGKALIS - Program kampung tangguh Polres Bengkalis kembali menghasilkan produk pertanian. Setelah dua musim lalu telah berhasil panen cabai sebanyak 3,5 ton, kali ini Polres Bengkalis kembali melakukan panen.

Panen berupa jagung manis yang di tanaman beberapa bulan, menggantikan tanaman cabai sebelumnya. Panen pertama jagung ini dilakukan langsung Kapolres Bengkalis AKBP Hendra Gunawan sejak, Kamis 25 November 2021.

"Panen pertama jagung manis ini dilakukan selama dua hari ini. Untuk panen pertama sebanyak 450 tongkol jagung yang sudah berhasil di panen. Hasil panen langsung dijual kepada penampung jagung, hasilnya kemudian dibagi dengan kelompok petani yang mengelola lahan. Bahkan sebagian disisihkan untuk membantu pesantren dan tempat ibadah yang ada di Bengkalis,"ujar Kapolres Bengkalis, Jumat 26 November 2021.

Baca Juga: Di Bengkalis, 22 Desember Hingga 2 Januari Penerapan PPKM Nataru Akan Diterapkan

Menurutnya, untuk jagung yang ditanam di lahan ini ada sekitar seribuan batang. Setelah selesai panen nantinya batang dan daunnya juga dimanfaatkan untuk makanan ternak kambing yang beternak di kampung tangguh ini.

"Jadi selain jagung kita juga punya tanaman dan ternak. Semuanya dikelola bersama dengan kelompok tani yang kita libatkan,"ucapnya kepada sejumlah wartawan.

Selain tanaman jagung juga ada porang, nenas, jeruk lemon nipis, gerongang dan beberapa tanaman lainnya. Disamping itu, juga ada ternak kambing serta pengembangan madu lebah dan ikan.

"Semuanya dikelola di lahan kampung tangguh ini sekitar lima belas hektare. Ke depan setelah panen jagung kita akan ganti dengan kunyit rencananya," ungkapnya.

Baca Juga: Seminar Nasional Reformasi Birokrasi, Bupati Bengkalis Segera Jalankan Lima Komitmen Arahan Presiden

Diutarakannya, kampung tangguh Polres Bengkalis terbuka untuk masyarakat jika ingin bisa melihat langsung pengelolaan lahan untuk belajar.

"Seluruh kegiatan pengelolaan baik jagung, umbi porang, jeruk lemon nipis dan lainnya ada di sini bisa dipelajari bersama,"pungkasnya.

 

PenulisR24/hari


Loading...
Loading...