Ribuan Masyarakat Ikuti Grand Maulid Bengkalis Bersholawat

Selasa, 30 November 2021 | 00:52 WIB
Bengkalis bersholawat Bengkalis bersholawat

RIAU24.COM -BENGKALIS - Pemerintah Kabupaten Bengkalis, Senin 29 November 2021 malam menggelar grand maulid Bengkalis bersholawat dan Do'a bersama dengan tema " Bersimpuh Memohon Keberkahan dan Keselamatan Untuk Negeri.

Bengkalis bersholawat tersebut dipusatkan dilapangan tugo kota Bengkalis yang dihadiri Bupati Bengkalis Kasmarni, Forkopimda, PD terkait dengan menghadirkan Ustad Al Habib Achmad Syarif Mulachela serta Abah Guru Ahmad Fadli Inayatullah diikuti ribuan masyarakat Bengkalis.

Dalam sambutan Bupati Bengkalis Kasmarni menyampaikan dan sekaligus mengucapkan terima kasih serta memberikan apresiasi setinggi tingginya kepada panitia Bengkalis bersholawat yang telah melaksanakan kegiatan grand maulid bersholawat dan doa bersama di lapangan tugu bengkalis ini. 

Baca Juga: Berikut Jadwal Pemungutan Suara Pemilu Dan Pilkada Serentak Tahun 2024

"Semoga dengan terlaksananya acara ini, dapat memberikan nilai positif bagi kita semua. Di abad 20, Kab Bengkalis, khusus pulau Bengkalis masyarakatnya sering mengisi kegiatan malam dengan lantunan sholawat seperti berzanji,  maulid  panjang (syaroful anam), bardah, kompang dan pujian-pujian kepada allah dan rasulullah,"ungkap Bupati Kasmarni.

Namun, ungkap Bupati Kasmarni dengan seiring perkembangan zaman, hal ini mulai memudar ditengah masyarakat.

"Sudah jarang kita dengar lantunan barzanji dan pujian-pujian yang dulu setiap desa atau tempat lain dengan menggaungkan baik secara rutinitas maupun ketika ada kegiatan hajatan," ujarnya lagi.

Baca Juga: Saat Menghadiri Rakercab PP, Berikut Tanggapan Kasmarni

Menurutnya, pada era perjalanan zaman yang terus berubah, tak ayal kerisauan ini pun muncul dari semua kalangan dengan merindukan rutinitas sarat kegiatan keagamaan dan penguatan rohaniah tersebut.

Selain itu, kegiatan yang dilaksanakan pada malam ini sejalan dengan misi Bupati Bengkalis yakni, dalam penguatan nilai-nilai agama dan budaya melayu menuju tata kelola pemerintahan yang baik dan masyarakat yang berkarakter.

"Dengan mewujudkan birokrasi yang bersih dengan mengoptimalisasi pendidikan keagamaan dalam semua level, dan peran guru-guru agama/ustad juga dalam membangun karakter generasi muda yang lebih baik," pungkasnya.

 

PenulisR24/hari


Loading...
Loading...