Karna Wabah Penyakit yang Sangat Parah Membuat Para Siswa ini Belajar Menggunakan Alat Pernapasan Buatan

Kamis, 13 Januari 2022 | 09:44 WIB
Klik Dokter Klik Dokter

RIAU24.COM -  

Mesin pernapasan paling awal adalah drinker respiratory yang ditemukan oleh ilmuan pada tahun 1928. 

Seorang insinyur dan ahli kesehatan industri dari Amerika, Philip drinker menemukan alat pernapasan tersebut yang dikenal dengan iron lungs atau paru-paru besi. 

Di masa itu, wabah polio sangat parah dan mampu menyulap bangsal rumah sakit di penuhi dangan anak-anak menggunakan alat pernapasan ini. 

Baca Juga: Ini Persiapan Dorce Gamalama Sebelum Ajal Menjemput: Sediakan Kain Kafan Sendiri dan...

Saat menempuh pendidikan di Harvard University, drinker mulai berkerja di sebuah perusahaan induatri, penemuan alat pernapasan ditemukan melalui ide yang muncul ketika mengamati rekannya yang menggunakan sebuah alat resperasi untuk seekor kucing. 

Berbagai percobaan alat resperasi dari berbagai hewan yang dilakukan bersama louis shaw, rekannya, drinker menyimpulkan bahwa metode ventilasi buatan ini juga bisa diterapkan kepada manusia. 

Pada saat itu perusahaan gas di Amerika bersedia mendanai penelitan ventilasi buatan tersebut untuk membantu orang orang yang mengalami sesak nafas karena gas alam

Penemuan terus berkembang, sehingga sebuah rumah sakit di boston memanggil drinker untuk merangsang ruangan khusus untuk bayi yang terlahir prematur. 

Baca Juga: Ketika Banyak Orang Jatuh Miskin, Harta 10 Orang Terkaya di dunia Ini Meningkat Dua Kali Lipat saat Pandemi

Karna hal wabah polio yang sangat parah pada masa itu memaksa semua aktifitas di kerjakan dari rumah, seperti pembelajaran dari rumah dengan menggunakan alat pernapasan yang di temukan oleh drinker 

Postingan di sosial media Instgram yang menjelaskan mengnenai alat pernapasan buatan ini dibagikan melalui akun sosial media Instagram milik @wowartikel (11/01/2022). Setidaknya postingan tersebut telah mendapatkan sebanyak kurang lebih Seribu tanda suka

PenulisR24/anto


Loading...
Loading...