Di tengah Lockdown Ketat, Wanita Ini Tinggal dalam Bilik Telepon Shangai Selama Sebulan Penuh

Selasa, 10 Mei 2022 | 14:16 WIB
weibo weibo

RIAU24.COM - Seorang pekerja migran di Shanghai terpaksa tinggal di bilik telepon selama sebulan, setelah mengalami kesulitan mendapatkan pekerjaan di tengah lockdown ketat.

Baca Juga: Pernah Terjadi, Presiden AS Pergi ke Uni Soviet Berdialog di Tengah Kondisi Perang

Menurut majalah Esquire China, yang menerbitkan buku harian foto wanita itu minggu lalu, seorang wanita berusia 50-an yang tidak disebutkan namanya tinggal di bilik sempit itu bersama anjingnya selama hampir sepanjang bulan April.
Baca Juga: Israel Laporkan Kasus Cacar Monyet Pertama Sepanjang Sejarah

Dalam serangkaian gambar – sebagian besar bersumber dari penduduk terdekat – wanita itu terlihat menggantung pakaiannya dan bermain dengan anjingnya.

Pada 29 April, otoritas setempat mengusirnya dari bilik tersebut.

"Pada akhirnya, wanita di bilik telepon itu tidak membawa barang-barangnya. Dia hanya memeluk anak anjingnya, berjalan tanpa alas kaki, dan menuju ke selatan," tulis majalah itu.

Kisah tersebut langsung viral di media sosial.

Menurut outlet berita negara China Youth Daily, yang bertemu dengan wanita itu untuk wawancara minggu lalu, penduduk asli Provinsi Shandong tersebut kini tinggal di tempat teman. 

"Saya memilih untuk tinggal di bilik telepon karena di sana sangat sepi. Meskipun hanya 1 meter persegi, gratis, saya menyukainya," katanya.

 

PenulisR24/ame


Loading...

Loading...