Nasida Ria, Grup Kasidah Asal Semarang yang Tampil di Jerman, Bawakan Lagu Perdamaian

Selasa, 21 Juni 2022 | 08:37 WIB
Nasida Ria/ig:@nasidariasemarang Nasida Ria/ig:@nasidariasemarang

RIAU24.COM - Nama Nasida Ria menjadi trending di berbagai platform media sosial nasional karena gebrekan baru yang dilakukan oleh grup tersebut.

Nasida Ria adalah grup kasidah legendaris asal Semarang yang baru-baru ini tampil di Jermah dalam acara Documenta Fifteen di Kassel, Jerman, pada 18 Juni 2022. 

Nasida Ria terdiri dari sembilan personil wanita yang menarik penonton tanah air hingga mengguncang bule Eropa.

Kabar yang mengguncang tanah air ini dapat dilihat dari penampilan grup yang diunggah di akun instagram @nasidariasemarang.

Baca Juga: Usai Minta Rizky Billar Ceraikan Lesti Kejora Pinkan Mambo Dikecam Ustadz

Grup kasidah ini membawakan sejumlah lagu kasidah dalam bahasa Indonesia dan bahasa Arab, yakni lagu Perdamaian, Dunia dalam Berita, Bom Nuklir dan lagu Suasana di Kota Santri. 

Penampilan grup disambut meriah oleh penonton asli Jerman dan mereka tampak terhibur.

Hal itu dapat dilihat dari sebuah video yang diunggah di akun instagram Nasida Ria yang menampakkan seorang bule yang terlihat bergoyang diikuti alunan irama yang dimainkan oleh grup kasidah tersebut.

Untuk diketahui Nasida Ria merupakan grup kasidah semi modern. Mereka menggunakan alat musik rebana yang di gabung dengan alat musik modern seperti biola dan gitar.

Baca Juga: Begini Kabar Terbaru Lenny Marlina Aktris Tercantik di Era 1970-an

Aksi panggung yang dilakukan Nasida Ria ini banjir pujian dari pengguna sosial media. Warganet Indonesia beramai-ramai memberikan komentar di akun resmi Nasida Ria dengan hastag #JermanBerNasidaRia dan #MariKitaQasidahkanJerman.

Untuk tambahan informasi, Documenta Fifteen adalah pameran seni rupa kontemporer bergengsi di Eropa, yang diikuti seniman di berbagai negara di dunia, salah satunya Indonesia. 

Pameran seni tersebut digelar dalam lima tahun sekali dan berlangsung selama seratus hari. 

Tahun ini, ruangrupa terpilih sebagai Direktur Artistik Documenta Fifteen dan konsep pameran mengusung tema Lumbung.

PenulisR24/tya


Loading...

Terpopuler

Loading...