Tiga Orang Tewas Terpanggang Setelah Pesawat Militer Rusia Jatuh dan Terbakar

Jumat, 24 Juni 2022 | 11:06 WIB
Foto : IndiaTimes Foto : IndiaTimes

RIAU24.COM - Tiga orang dilaporkan tewas dan enam luka-luka setelah sebuah pesawat militer terbakar dan jatuh di Rusia barat. Korban jiwa dilaporkan pada Jumat (24 Juni) pagi tak lama setelah pesawat angkut IL-76 terpaksa melakukan pendaratan darurat di sebuah lapangan dekat kota Ryazan.

Total sembilan orang berada di dalam pesawat pada saat kecelakaan itu, menurut kantor berita Interfax yang berbasis di Moskow.

Baca Juga: Fantastis! Penjualan Tiket Konser NCT Dream Diakses Sebanyak 1,5 Juta Orang

Rekaman yang diposting di media sosial menunjukkan barisan mobil pemadam kebakaran dan satu ambulans diposisikan di depan api besar. Kobaran api terlihat mengepulkan asap hitam pekat di depan deretan pohon, sementara sekelompok kecil orang berdiri menonton di depan kamera.

Satu laporan lokal mengatakan pesawat itu berusaha mendarat di bandara Ryazan terdekat ketika jatuh, sementara sumber lain mengatakan pesawat itu berhenti untuk mengisi bahan bakar saat dalam perjalanan dari Belgorod ke Orenburg. Kota ini terletak sekitar 351 mil dari perbatasan dengan Ukraina dan 113 mil dari ibu kota Rusia, Moskow.

Awal pekan ini rekaman dramatis dari garis depan menunjukkan saat seorang kolonel Rusia jatuh di helikopternya dalam 'bola api' setelah terkena rudal Ukraina.

Baca Juga: Padahal Sudah Terendam Selama Setahun, Pria Ini Kaget Kala Ular Berbisa dalam Arak Menggigitnya

Helikopter militer yang membawa Lt-Col Sergey Gundorov, 51, dihantam oleh rudal permukaan-ke-udara portabel di dekat Volnovakha di Donbas.

Vladimir Putin kehilangan kolonelnya yang ke-55 dalam perang Rusia-Ukraina ketika Mi-35 yang terkena bencana menyentuh tanah sebelum terguling di atas sebidang hutan sempit, menjadi bola api dan menabrak sebuah lapangan.

Api dan asap hitam terlihat memancar dari ledakan saat helikopter Rusia kedua menembakkan suar umpan dan tampaknya lolos tanpa cedera. Kerugian keseluruhan Rusia dalam perang diyakini lebih dari 30.000, dengan beberapa perkiraan mendekati 50.000. Angka-angka ini termasuk setidaknya 11 jenderal.

PenulisR24/dev


Loading...

Loading...