Program Peremajaan Sawit Rakyat Di Siak Hanya Terealisasi 28 Persen dari Target

Selasa, 12 Juli 2022 | 19:10 WIB
Ilustrasi/Net Ilustrasi/Net

RIAU24.COM - Capaian program Peremajaan Sawit Rakyat (PSR) atau replanting di Kabupaten Siak, masih tergolong rendah. Dari target 2.500 hektare (ha), yang terealisasi hanya 1.110 hektare atau 28 persen.

Baca Juga: Berkunjung ke Wisata Embung Terpadu Dayun, Menparekraf Sandiaga Uno Rasa Balik Kampung

"Yang terealisasi tahun lalu hanya 1.110 hektare atau 28 persen, tersebar di enam kecamatan se-Kabupaten Siak," kata Kepala Bidang Perkebunan Dinas Pertanian Kabupaten Siak, Muhammad Ihsan belum lama ini.

Karena program peremajaan sawit ini tidak pernah tercapai, katanya, tahun depan Dinas Pertanian Kabupaten Siak menurun target yang hanya 1.000 hektare.

"Dulu-dulu, target kita tinggi, tapi capaiannya terus rendah. Kita waktu itu menargetkan tinggi karena kejar target yang diberikan oleh Pemprov Riau," kata Ikhsan.

Lalu Ikhsan juga mengaku syarat yang dibuat BPDPKS untuk mendapatkan anggaran Rp30 juta per hektare setiap tahunnya berubah-ubah.

Baca Juga: Rangkai Kerja Sama Menparekraf-BPPI Majukan Pariwisata Pusaka

"Dulu, masih bisa Sertifikat Hak Milik (SHM) atau Surat Keterangan Ganti Rugi (SKGR) beda nama. Sekarang tak bisa. Harus nama pengusul dan wajib ada akte jual beli (AJB) jika balik nama di sertifikat," katanya menjelaskan.(Infotorial)

PenulisR24/lin


Loading...
Loading...