Lindungi Bayi Anda Saat Musim Hujan Dengan Tips Perawatan Berikut Ini

Minggu, 31 Juli 2022 | 19:38 WIB
Foto : VOI Foto : VOI

RIAU24.COM - Setelah musim panas yang menindas, musim hujan pun datang untuk membawa kelegaan. Tapi tak hanya itu, musim hujan juga membawa peningkatan penyakit yang dibawa nyamuk seperti demam berdarah, malaria, dan demam chikungunya. 

Selain itu, kelembapan berlebih di udara, pakaian, dan dinding menciptakan banyak peluang bagi bakteri dan jamur untuk tumbuh. 

Sangat penting untuk waspada terhadap perawatan higienis yang tepat dan mencegah gigitan nyamuk selama musim ini. 

Baca Juga: Viral! Nasi Basi Setelah 30 Menit Dipindahkan ke Rice Cooker, Koki Ini Beri Penjelasan


Anak-anak dan bayi sangat berisiko karena anak-anak bermain di luar dan bayi tidak dapat menangkis serangga sendiri.

Sangat penting untuk menetapkan rutinitas untuk melindungi bayi Anda yang baru lahir dari penyakit yang dibawa nyamuk serta memastikan kebersihan, tetapi memenuhi persyaratan ini dan memastikan bahwa anak Anda dibesarkan di lingkungan yang aman dapat menjadi tantangan. 

Metode pencegahan seperti semprotan serangga aerosol mungkin efektif dalam mengusir nyamuk tetapi dapat menimbulkan komplikasi kesehatan lebih lanjut untuk si kecil Anda. 

Untuk melindungi bayi Anda yang baru lahir secara efektif selama musim hujan, berikut kami merekomendasikan untuk mengikuti langkah-langkah pencegahan ini.


1. Pakaian yang nyaman
Sangat penting untuk memakaikan bayi Anda dengan pakaian katun longgar yang menutupi lengan dan kaki mereka untuk mencegah nyamuk, tetapi tetap memungkinkan paparan udara ke kulit selama bulan hujan yang lembab. 

Pastikan pakaian bayi Anda telah kering dengan benar sebelum mendandaninya. 

Pakaian yang lembab dapat menyebabkan infeksi bakteri atau jamur pada kulit.


2. Menggunakan Pengusir Nyamuk yang Terbuat dari Bahan Alami
Penolak nyamuk bekerja sangat baik untuk menjauhkan nyamuk dari anak Anda. 

Namun, Anda harus berhati-hati dan waspada dengan bahan-bahan yang dikandungnya. DEET (N,N-dietil-meta-toluamida) merupakan bahan kimia yang sangat efektif untuk mengusir serangga. 

Namun, dalam dosis besar, dapat menyebabkan efek samping yang merugikan seperti lecet, kejang, kehilangan memori dan sesak napas. Gunakan repellents yang DEET Free dan terbuat dari bahan-bahan seperti serai, citronella, eucalyptus dan lavender untuk menjaga keamanan anak Anda.

Baca Juga: 5 Jenis Bahan Makanan Ini Bisa Membantu Anda Kentut Dengan Mudah, Yuk Cek Jenisnya!


3. Kelambu

Tutupi kereta dorong, gendongan, atau tempat tidur bayi Anda dengan kelambu sehingga menciptakan penghalang fisik antara bayi dan nyamuk/serangga, tetapi tetap memungkinkan aliran udara yang lancar. 

Gunakan kelambu baik di dalam maupun di luar ruangan untuk membatasi paparan nyamuk secara signifikan.


4. Hindari Air Tergenang
Memastikan kebersihan di rumah dan tidak meninggalkan genangan air di pot, wajan, baki air AC dan pot tanaman; atau bahkan ember air di kamar mandi. Perhatikan juga pipa dan kran yang bocor. Air yang tenang menciptakan tempat berkembang biak bagi nyamuk dan dapat menciptakan segerombolan serangga tepat di rumah Anda.

5. Kebersihan Tangan
Pertama dan terpenting, Anda harus selalu menangani anak Anda dengan tangan yang bersih. 
Saat menggendong bayi Anda, cuci tangan Anda sesering mungkin karena Anda tidak ingin mengeksposnya ke kontaminan apa pun. 
Sistem kekebalan bayi masih tumbuh pada usia ini dan tidak siap untuk menghadapi infeksi. Penting juga untuk menjaga kebersihan tangan bayi Anda, selain mencuci tangan secara teratur. 

Bayi memiliki kecenderungan untuk mengambil berbagai benda dan kemudian memasukkannya ke dalam mulut mereka, membuat diri mereka terpapar kotoran dan patogen. 

Perlu diingat bahwa kulit mereka masih terlalu halus untuk digosok dengan sabun biasa secara rutin saat membersihkan tangan.

6. Menjaga Mainan Tetap Bersih
Bahkan jika rumah Anda benar-benar bersih, Anda tidak dapat menghentikan bayi Anda mengambil benda dan memasukkannya ke dalam mulutnya. 

Sangat penting untuk membersihkan semua yang akan mereka hubungi. 

Mainan, khususnya, dapat menjadi kotor karena dapat berguling-guling di lantai dan membawa kontaminan di sepanjang jalan. 

Mainan yang keras dapat dicuci dengan sabun sedangkan yang lebih lembut dapat dimasukkan ke dalam mesin cuci.

7. Menggunakan Tisu Bayi
Tisu bayi serta sabun yang diformulasikan khusus untuk kulit bayi memberikan pengalaman pembersihan yang lembut bagi bayi. 

Tisu dapat digunakan pada bayi yang baru lahir, tetapi hanya yang dirancang khusus untuk kulit mereka yang sangat sensitif. Tisu yang bebas alkohol dan berbahan dasar air adalah yang paling menenangkan dan menutrisi kulit.

8. Waspadai Gejala Demam
Sangat penting untuk melacak gejala untuk memberikan perawatan yang tepat tepat waktu jika anak Anda terkena Demam Berdarah. Demam, mual dan muntah, sakit kepala, mulut kering, buang air kecil berkurang, ruam dan pembengkakan kelenjar adalah beberapa gejala dan tidak boleh dihindari. 

Jika anak Anda mulai menunjukkan gejala-gejala ini, Anda harus segera berkonsultasi dengan dokter Anda.

Pada tahap awal kehidupan, bayi paling rentan terhadap penyakit dan memerlukan perawatan dan perhatian yang tepat untuk membatasi paparan serangga dan menjaga kebersihan mereka selama musim hujan. 

Mengikuti langkah-langkah pencegahan yang diuraikan di atas dapat membantu melindungi Anda dan keluarga Anda dari penyakit di musim hujan ini.

PenulisR24/dev


Loading...
Loading...