Terungkap! Alasan Suami Asal Banten Bunuh Kekasih dalam Karung

Kamis, 04 Agustus 2022 | 11:06 WIB
Adi (37), ditangkap karena kasus pembunuhan wanita dalam karung di Tanara, Serang Banten /YouTube Official iNews Adi (37), ditangkap karena kasus pembunuhan wanita dalam karung di Tanara, Serang Banten /YouTube Official iNews

RIAU24.COM - Alasan kasus pembunuhan yang dilakukan oleh seorang suami asal Banten kepada kekasihnya yang dimasukkan ke dalam karung akhirnya terungkap.

Baca Juga: 2 Model Asal Myanmar Terjerat Hukuman 15 Tahun Penjara Setelah Posting Video Cabul

Kejadian tersebut terjadi tepatnya di Tanara, Serang Banten. Diduga, korban dibunuh karena pelaku kesal terhadap korban yang selalu menghina dan malas menyusui bayi mereka.

Dilihat dari video yang diunggah akun YouTube Official iNews pada Rabu (03/8/2022), pelaku bernama Adi (37) akhirnya ditangkap setelah membunuh dan membuang jasad wanita di dalam karung.

Diketahui, pelaku membunuh kekasihnya disebabkan rasa sakit hati karena sering dihina tidak bisa mencukupi kebutuhan ekonomi keluarga. Pelaku juga kesal terhadap korban yang tidak mau menyusui bayi mereka.

Pembunuhan terungkap setelah pelaku terekam CCTV dengan membawa karung besar yang berisi mayat seorang wanita.

“Hubungan dengan pelaku dengan korban ini sebenarnya masih hubungan saudara persesusuan antara paman dengan keponakannya sendiri,” kata AKBP Dian Setiawan, Wadirkrimum Polda Banten.

“Dimana korban ini sudah memiliki suami yang sah dan belum bercerai, punya anak dua, tapi kabur kurang lebih delapan tahun dari rumah, kemudian menjalin asmara dengan pamannya sendiri dan memperoleh juga dua orang anak,” sambungnya.

Sekedar informasi, pernikahan antara korban dan pelaku ternyata tidak tercatat secara negara dan secara sirih pun tidak diakui karena mereka memiliki hubungan darah antara keponakan dengan paman sendiri.

Baca Juga: Viral di Twitter! Setelah 8 Tahun Alami KDRT, Wanita India Ini Bunuh Diri di Amerika Serikat

Akibat perbuatan yang dilakukan, pelaku dijerat pasal pembunuhan dengan ancaman 15 tahun penjara.

Dikutip dari KabarBanten.com, saat ini pelaku telah diamankan di rumah kontrakannya di Kampung Jati Lio, Desa Jatiwaringin, Kec.Mauk, Tangerang pada Senin (1/8/2022).

(***)(dil)

PenulisR24/tya


Loading...

Terpopuler

Loading...