Tokoh Ini Dinilai Miliki Kekuatan Besar Ubah Peta Politik Nasional di Pilpres 2024, Siapa?

Jumat, 18 November 2022 | 15:15 WIB
Capres potensial 2024. Sumber: liputan6.com Capres potensial 2024. Sumber: liputan6.com

RIAU24.COM - Saiful Mujani Research and Consulting (SMRC) dalam survei eksperimental menyebutkan Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo memiliki kekuatan besar untuk memengaruhi elektoral partai politik di Indonesia.

Menurut mereka, hal ini baru terjadi apabila Ganjar diusung sebagai calon presiden (capres) bukan dari PDIP dikutip dari kompas.com, Jumat, 18 November 2022.

Fakta ini diketahui setelah mereka melakukan survei eksperimental yang menunjukkan bahwa terjadi perubahan peta politik nasional jika Ganjar dicalonkan, khususnya oleh Partai Golkar.

Baca Juga: Anies Dilaporkan ke Bawalu Usai Safari Poliltik di Aceh

"Bayangkan saja di semua survei kita dan survei lain menemukan bahwa PDI Perjuangan selalu nomor satu. Begitu Ganjar tidak ada lagi di situ, PDI Perjuangan yang kena, faktor Ganjar sangat kuat dan bisa mengubah peta politik nasional kita," sebutnya.

Katanya, survei eksperimental ini mensimulasikan Ganjar dan Airlangga Hartarto jika diusung sebagai capres dari Golkar.

Pertama, jika Ketum Golkar Airlangga Hartarto dicalonkan, suara Golkar tidak berubah signifikan, yaitu naik 2 persen dari 11 menjadi 13 persen.

"Tetapi, kalau Ganjar yang dicalonkan oleh Golkar, ada kenaikan cukup signifikan. Tadi dari 11 persen menjadi 17 persen. Itu berarti, (naik) kurang lebih 6 persen kan," sebutnya.

"Jadi, Ganjar bisa menaikkan suara Golkar, kalau Ganjar dicalonkan oleh Golkar," sebutnya lagi.

Sementara itu, ketika Ganjar dicalonkan oleh Partai Golkar, suara yang didapat PDI-P berada terpaut satu persen di atas Golkar, yaitu 18 persen.

Kondisi ini berdampak pada perolehan suara Gerindra menjadi paling teratas di antara partai politik lain dengan angka 20 persen.

Baca Juga: Tak Senang dengan UU Pemilu, Partai Masyumi Pilih Gugat KPU ke MA

Katanya lagi, suara tiga partai politik ini menjadi hampir seimbang apabila Ganjar dicalonkan Partai Golkar.

"Posisinya sekarang, kalau Ganjar menjadi calon dari Golkar, peta kekuatan partai politik jadi berubah cukup total. Bayangkan, jadi Gerindra, PDI-P dan Golkar itu seimbang," ucapnya.

PenulisR24/azhar


Loading...

Terpopuler

Loading...