Rakorda KPA, Wabup Husni Raih Penghargaan KPAP Riau

Selasa, 22 November 2022 | 12:50 WIB
Wabup Husni Merza saat terima penghargaan Wabup Husni Merza saat terima penghargaan

RIAU24.COM - Komisi Penanggulangan AIDS Provinsi  (KPAP) Riau mengelar Rapat Koordinasi Daerah KPA se Provinsi Riau Tahun 2022. Bersamaan dengan itu, Wakil Gubernur Riau yang juga ketua KPAP Edy Natar Nasution menyerahkan penghargaan kepada H Husni Merza atas kontribusi aktif upaya penanggulangan HIV dan AIDS di Provinsi Riau.

Baca Juga: Diduga PT DSI Siapkan Uang Imbalan Rp 7 M untuk Oknum yang Berhasil Mengeksekusi Lahan 1.300 Ha di Siak 

Rakorda ini digelar selain mempererat tali silaturahmi juga bertujuan meningkatkan pemahaman yang sama pemecahan masalah yang terarah monitoring hasil kegiatan dan perencanaan tindak lanjut kedepan untuk mencapai indikator pencegahan dan pengendalian HIV/AIDS melalui strategi 3 Zero yakni Zero New HIV Infection, Zero AIDS Related Deaths, dan Zero discrimination. 

Wakil Bupati Siak, Husni Merza yang juga Ketua Pelaksana KPA kabupaten Siak mengungkapkan kontribusi aktif KPA kabupaten Siak dalam upaya penanggulangan HIV tidak terlepas dukungan Pemkab Siak. Karena menurutnya, penangganan HIV/AIDS harus didukung dengan kerjasama dan sosialisasi yang baik dari seluruh sektor.

“Pencegahan HIV kami lakukan melalui sosialisasi kepada masyarakat, kemudian kita bekerjasama dibeberapa Puskesmas mewajibkan calon pengantin tes HIV dan tes HIV bagi ibu hamil,” kata Husni, usai Rakor KPAP Provinsi bersama KPA kabupaten Kota se-Provinsi Riau.

Lanjutnya, penanggulangan HIV/AIDS tidak bisa dibebankan kepada Dinas Kesehatan semata, karena kasus HIV/AIDS sangat di pengharuhi oleh perilaku, budaya, lingkungan sosial dan lingkungan. HIV/AIDS ini masalah sosial, karena itu penanggulanggannya harus di integrasikan dengan program pembanguan nasional, Provinsi dan kabupaten Kota.

“HIV/AIDS inikan masalah sosial, penangannnya harus terpadu, peningkatan hidup sehat, pencegahan penyakit, perawatan dan pengobatan bagi mereka yang terdampak HIV,” sebut dia.

Lalu dia menambahkan, semua pihak harus berperan, tidak hanya memberikan perlindungan terhadap mereka yang berada dalam HIV AIDS, tapi juga terhadap mereka yang rentan. Perlindungan dan pembinaan memang saatnya semua pihak ambil bagian, sehingga mereka dapat bangkit menata diri dalam meraih cita-cita demi masa depannya. Lingkungan yang sehat dan nyaman, sekolah layak anak, akan terus diperjuangkan, sehingga menyeluruh.

Baca Juga: Hadiri Pelantikan 12 TP-PKK kecamatan, Wabup Husni Minta Program PKK Bisa Menyesuaikan Dengan Program Pemda

“Sebenarnya tidak hanya perihal HIV AIDS ini saja yang menjadi persoalan, narkoba, dan kriminalitas, sehingga anak berhadapan dengan hukum, perlu menjadi pemikiran kita bersama,”tutupnya.(Lin)

PenulisR24/lin


Loading...
Loading...