Pemkab Bengkalis Terima Prestasi Investment Award 2022

Rabu, 23 November 2022 | 17:47 WIB
Wabup Bagus Santoso Wabup Bagus Santoso

RIAU24.COM -BENGKALIS - Pemerintah Kabupaten Bengkalis kembali meraih prestasi Riau Investment Award 2022 pada kategori kabupaten/kota terbaik dalam rangka pelaksanaan kemitraan dibidang penanaman modal antara usaha besar dengan UMKM tahun 2022.

Penyerahan tersebut dilaksanakan pada acara Riau Investment Forum 2022 di Ballroom Dang Merdu Lantai 4 Bank Riau Kepri Syariah Pekanbaru, Rabu 23 November 2022 oleh Gubernur Riau H Syamsuar.

Baca Juga: Wabup Bagus Santoso Sebut Keprihatinan dan Bangga Kepada Polres Bengkalis

Dalam kategori tersebut Kabupaten Bengkalis meraih peringkat ketiga, sementara pada peringkat pertama diraih Kabupaten Siak, dan Kota Pekanbaru pada peringkat kedua.

Pada kesempatan itu Bagus Santoso mengatakan, prestasi bidang investasi yang diterima merupakan buah dari komitmen Bupati Kasmarni dalam mewujudkan Kabupaten Bengkalis Bermarwah, Maju dan Sejahtera, tepatnya melalui pelayanan kemudahan berinvestasi.

"Penghargaan yang didapatkan tersebut berkat kerja keras yang dilakukan Pemkab Bengkalis di bawah kepemimpinan Bupati Kasmarni,"ungkap Wakil Bupati Bagus Santoso.

Masih kata Bagus Santoso melalui penghargaan ini tentu akan menjadi bagi daerah sebagai motor penggerak dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat, khususnya dalam peningkatan dan pengembangan Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM) di Negeri Junjungan.

Baca Juga: Dandim 0303 Bengkalis Menegaskan, Jika Ada Jajarannya Terlibat Peredaran Narkoba Akan Ditindak Tegas Sesuai Mekanisme

Tidak hanya itu, Kabupaten Bengkalis membuka kesempatan investasi di berbagai sektor. Seperti diketahui nilai investasi pada tahun lalu untuk sektor Penanaman Modal Dalam Negeri (PMDN) sebesar Rp. 5,319 Triliun, sedangkan Pengamanan Modal Asing (PMA) senilai Rp. 441,67 Miliar.

Dihadapan investor dari luar negeri Wabup Bagus Santoso memaparkan potensi investasi di wilayah Kabupaten Bengkalis diantaranya dari sektor pembangunan, pertanian, perkebunan, pariwisata dan perikanan.

“Kita harus mengedepankan interaksi antara berbagai organisasi, pemerintah nasional dan daerah, serta perusahaan dan bisnis baik industri besar maupun UMKM untuk dapat menjalankan aksi nyata dan berbagai kebijakan,”ungkap Bagus Santoso lagi.

Selain itu kolaborasi juga sangat penting antara investor dan pemerintah daerah menjadikan suatu perkembangan bagi suatu daerah untuk kepentingan bersama,"pungkas Bagus.

 

PenulisR24/hari


Loading...
Loading...