Piala Dunia 2022: Maroko Bungkam Spanyol, Jadi Tim Pertama Negara Arab yang Tembus ke Perempat Final

Rabu, 07 Desember 2022 | 11:02 WIB
Potret Achraf Hakimi Jumpai Ibunda di Tribun dan Mencium kening sang Ibunda. (Sportstars/Foto) Potret Achraf Hakimi Jumpai Ibunda di Tribun dan Mencium kening sang Ibunda. (Sportstars/Foto)

RIAU24.COM - Piala Dunia 2022 di Qatar kembali menghadirkan kejutan, pasalnya tendangan yang dilakukan Hakimi di adul pinalti menjadi catatan baru untuk Spanyol

Maroko mampu menyingkirkan Spanyol dari babak 16 besar Piala Dunia 2022 setelah bermain imbang dengan skor 0-0 selama 120 menit di Education City Stadium, Selasa (6/12/2022) malam WIB. 

Baca Juga: 10 Pencetak Gol Terbanyak Sepanjang Sejarah Manchester United 
 

Saat tendangan penentuan, perhatian tertuju ke Achraf Hakimi, mantan bek kanan Real Madrid kelahiran Spanyol. 

Pemain berusia 24 tahun itu memikul tanggung jawab di pundaknya. Tendangan membuahkan gol akan membawa Maroko lolos ke perempat final Piala Dunia pertama mereka.

Sang bek maju dan dengan dingin mengirimkan bola ke tengah gawang yang membuat semua pendukung dan pemain Maroko melompat kegirangan. 

Hakimi lantas melangkah menuju ibunya di tribun untuk merayakan kemenangan tersebut.

Pelatih timnas Maroko Walid Regragui mengaku bangga atas penampilan anak asuhnya di laga tersebut terlebih bisa meredam permainan Spanyol.

Menurut pelatih berusia 47 tahun sang lawan tidak menimbulkan ancaman berarti bagi Singa Atlas.

"Kami tahu bahwa Spanyol bergantung pada penguasaan bola mereka dan kami bermain dengan pemikiran itu. Mereka tidak memaksakan bahaya apa pun terhadap pertahanan kami," ungkap Walid Regragui kepada Bein Sports.

Baca Juga: Bertahan di 4 Kompetisi, Erik Ten Hag Disebut Samai Sir Alex Ferguson  

Dengan hasil itu, timnas Maroko mampu mencatatkan sejarah lolos ke babak perempat final Piala Dunia untuk kali pertama. 

Maroko menjadi tim Afrika keempat - dan negara Arab pertama - yang mencapai babak delapan besar setelah Kamerun pada 1990, Senegal pada 2002, dan Ghana pada 2010. Tak satu pun dari tim ini yang pernah melangkah lebih jauh.

(***)

PenulisR24/zura


Loading...
Loading...