Cerita Amien Rais Bicara Firaun, Tukang Sihir Sampai Buzzer

Jumat, 20 Januari 2023 | 14:49 WIB
Politisi Partai Ummat Amien Rais. Sumber: sindonews Politisi Partai Ummat Amien Rais. Sumber: sindonews

RIAU24.COM - Majelis Syuro Partai Ummat, Amien Rais ikut bicara soal firaun yang menjadi viral karena video ceramah budayawan Emha Ainun Najib alias Cak Nun yang mengaitkannya dengan Presiden Joko Widodo (Jokowi).

Kisah hidup raja kejam tersebut dikatakan Amien banyak dikisahkan dalam Al Quran dikutip dari wartaekonomi.co.id, Jumat, 20 Januari 2023.

Menurut dia, nama Firaun disebut 136 kali di dalam Al Quran.

Baca Juga: Demo Kantor DPW PPP Riau Libatkan Pekerja Honorer Pelalawan

Hal itu tentu saja menurutnya menjadi pengingat atau pelajaran sejarah moral yang harus dicamkan dan tak boleh diulangi oleh penguasa. 

Amien menyebut dalam menjalankan kekuasaannya Firaun tak sendiri. Untuk menjalankan kekuasaanya, dia dibantu banyak orang. 

"Ada elite politik dalam hal ini Firaun sendiri, elite ekonomi yakni Qorun yang saking kayanya kunci gudang kekayaannya dibawa 7 orang dewasa saja tidak sanggup kata Al Quran, kemudian ada elite teknokratik yang dipimpin Haman," ujarnya.

Tak hanya itu, firaun juga mempunyai tukang sihir. Kerjanya diyakini menggertak dan meneror rakyatnya sendiri.

"Firaun juga memelihara ratusan tukang sihir yang berfungsi sebagai penggertak dan peneror rakyatnya sekaligus semacam buzzer yang dapat bayaran tinggi. Nah para penyihir ini menjadi penjilat dan buzzer murahan itu dikisahkan dalam Al Quran," ujarnya.

Baca Juga: Kata Ketum Soal Isu Erick Thohir Gabung PAN

"Ini cerita sesungguhnya terjadi juga sampai zaman sekarang banyak berhubungan dengan kekuasaan yang absolut, menjilat," sebutnya.

"Kemudian meminta imbalan kalau kami nanti bisa memenangkan peperangan atau konflik atau pertarungan antara Paduka, Bapak Kaisar atau Bapak Raja atau Bapak Presiden dan lain-lainnya apa kira-kira imbalannya? Ya tadi itu jadikan all the president men," sebutnya.

PenulisR24/azhar


Loading...

Terpopuler

Loading...