9 Tahun Kades Menjabat Dinilai Suburkan Politik Dinasti

Minggu, 22 Januari 2023 | 14:08 WIB
Kepala Desa. Sumber: merdeka.com Kepala Desa. Sumber: merdeka.com

RIAU24.COM - Ketua DPD KNPI Kabupaten Tangerang Juanda meyakini tuntutan perpanjangan jabatan Kepala Desa (Kades) dari berbagai daerah di Indonesia hanya akan menyuburkan politik dinasti.

Alasannya karena jabatan Kades menjadi 9 tahun akan membuat penempatan posisi perangkat desa yang berasal dari keluarga.

Mulai dari anak, keponakan, dan orang dekat lainnya dikutip dari pikiran-rakyat.com, Minggu, 22 Januari 2023.

Baca Juga: Kader Demokrat Ini Cari Denny Siregar CS Soal Politik Dinasti yang Dibangun Jokowi

"Jika jabatan kepala desa menjadi 9 tahun, jelas akan menyuburkan politik dinasti," sebutnya.

"Jangan jauh-jauh pasti perangkat desa yang ditunjuk yakni keluarga, keponakan dan orang dekat kades," yakinnya.

Lebih mencengangkan, perpanjangan jabatan Kades juga menjadi bukti absennya keberpihakan pada anak-anak muda yang merupakan generasi penerus bangsa.

Perpanjangan jabatan Kades merupakan bukti kemunduran demokrasi di tingkat desa. 

Alhasil, mereka menolak keras terhadap tuntutan perpanjangan jabatan Kades yang disetujui Presiden Joko Widodo (Jokowi).

Baca Juga: Cerita Kesuksesan Safari Politik Anies ke Daerah-daearah

Padahal, jabatan enam tahun sudah begitu istimewa untuk tingkat desa, bahkan melebihi masa jabatan kepala daerah atau presiden.

"Jabatan kades 6 tahun dan bisa tiga periode pencalonan, jelas sudah istimewa," sebutnya.

PenulisR24/azhar


Loading...
Loading...