Ribuan Orang Menggelar Protes di Spanyol Terhadap Pemerintahan PM Sanchez

Minggu, 22 Januari 2023 | 14:59 WIB
Ribuan orang melakuka protes di Spanyol karena pemerintahan PM Sanchez /AFP Ribuan orang melakuka protes di Spanyol karena pemerintahan PM Sanchez /AFP

RIAU24.COM - Ribuan orang berkumpul di ibu kota Spanyol, Madrid, untuk memprotes pemerintahan kiri Perdana Menteri Pedro Sanchez pada Sabtu dalam unjuk rasa yang didukung oleh partai sayap kanan Vox.

Baca Juga: Baekhyun EXO Resmi Selesaikan Wajib Militer Hari Ini

Protes telah dipentaskan pada tahun ketika pemilihan akan diadakan.

Para pengunjuk rasa terlihat mengibarkan bendera Spanyol kuning dan merah dan menuntut PM Sanchez untuk mundur. Beberapa juga terlihat memegang tanda dengan foto perdana menteri Sosialis dan menyebutnya pengkhianat.

Untuk unjuk rasa, sekitar 30.000 orang berkumpul di Cibeles Square di Madrid, sesuai delegasi pemerintah pusat di Madrid.

Penyelenggara mengklaim sekitar 700.000 orang ambil bagian dalam protes tersebut.

Puluhan orang yang tergabung dalam kelompok masyarakat sipil yang condong ke kanan telah menyebut protes yang didukung oleh partai-partai konservatif, yang termasuk Vox dan Popular Party (PP), partai konservatif oposisi utama negara itu.

Protes itu terjadi karena kesal dengan keputusan pemerintah untuk menghapuskan kejahatan hasutan di mana pengadilan telah menghukum sembilan pemimpin separatis atas peran mereka dalam upaya pemisahan diri yang gagal di wilayah Catalonia pada tahun 2017.

Pihak berwenang menggantinya dengan pelanggaran yang membawa hukuman penjara yang lebih rendah.

Baca Juga: Ilmuwan China Mengkloning 'Sapi Super' yang Mampu Produksi Susu dalam Jumlah Besar

Kaum konservatif juga telah menyatakan kemarahan mereka atas undang-undang unggulan terhadap kekerasan seksual di mana hukuman untuk melakukan kejahatan pemerkosaan diperberat tetapi hukuman untuk pelanggaran seksual lainnya dilonggarkan.

Saat berbicara kepada wartawan sebelum unjuk rasa dimulai, pemimpin Vox Santiago Abascal mengecam pemerintahan terburuk dalam sejarah yang telah memecah belah orang Spanyol dan membebaskan pemerkosa dan pemimpin kudeta.

(***)

PenulisR24/tya


Loading...
Loading...