Menu

China Mengatakan Tidak Akan Menghadiri Konferensi Perdamaian Ukraina di Swiss

Amastya 1 Jun 2024, 23:42
Presiden China, Xi Jinping /Reuters
Presiden China, Xi Jinping /Reuters

RIAU24.COM China tidak akan menghadiri konferensi perdamaian Ukraina yang akan berlangsung di Swiss bulan depan, pernyataan Kementerian Luar Negeri China yang menyatakan bahwa mereka tidak memenuhi harapannya untuk memasukkan Moskow dan Kyiv.

Swiss membidik jumlah pemilih yang luas dari beberapa bagian dunia untuk KTT yang dijadwalkan pertengahan Juni, yang diantisipasi Bern akan mendukung proses perdamaian di Ukraina.

Rusia, sesuai laporan kantor berita Reuters, tidak diundang dan menolak pembicaraan sebagai tidak berarti tanpa partisipasinya.

"Pengaturan untuk pertemuan itu masih jauh dari permintaan China dan harapan umum masyarakat internasional, sehingga sulit bagi China untuk berpartisipasi," kata juru bicara Kementerian Luar Negeri China Mao Ning pada briefing rutin.

"China selalu bersikeras bahwa konferensi perdamaian internasional harus didukung oleh Rusia dan Ukraina, dengan partisipasi yang sama dari semua pihak, dan bahwa semua proposal perdamaian harus dibahas secara adil dan setara. Jika tidak, akan sulit baginya untuk memainkan peran substantif dalam memulihkan perdamaian," tambahnya.

China awal pekan ini, menurut Reuters, menolak undangan ke KTT, menyatakan bahwa kondisinya tidak terpenuhi.

Halaman: 12Lihat Semua