Britania Raya Kunjungi Bengkalis, Pelajari Keberhasilan Pengelolaan Mangrove
RIAU24.COM - ASEAN-UK Green Transition Fund (GTF), program lingkungan unggulan Britania Raya (Negara di Eropa) untuk percepatan transisi di kawasan ASEAN menuju ekonomi bersih dan tahan terhadap perubahan iklim, mengunjungi Pulau Bengkalis, Provinsi Riau, selama 9-13 Februari 2026 dalam rangkaian kegiatan yang bertajuk “Pilot Project Visit Field for ASEAN”.
Tujuan kegiatan tersebut adalah pengumpulan informasi dari berbagai praktik Solusi berbasis Alam (Nature-based Solutions) terbaik di kawasan Asia Tenggara.
Solusi Berbasis Alam (Nature-based Solutions/NbS) adalah tindakan perlindungan, pengelolaan berkelanjutan, dan pemulihan ekosistem alami atau yang dimodifikasi untuk mengatasi tantangan sosial seperti perubahan iklim, bencana, dan keamanan pangan secara efektif.
Kunjungan tersebut difasilitasi oleh The SCeNe (Southeast Asia Climate and Nature-based Solutions) Coalition, koalisi organisasi lingkungan yang menjadi pelaksana teknis dan mitra strategis ASEAN-UK GTF.
Koalisi ini bertujuan mendukung organisasi lokal untuk mempercepat dan meningkatkan Solusi berbasis Alam yang terpadu, mulai dari konservasi, penguatan ekonomi masyarakat, hingga pengembangan mekanisme pembiayaan.
Konsorsium ini terdiri dari berbagai lembaga non-pemerintahan, termasuk The Nature Conservancy (TNC) dan WRI (Wahana Riset Indonesia).