Dukung Upaya Pemerintah, RAPP Tegaskan Komitmen Cegah Karhutla di Riau Melalui Sistem Kesiapsiagaan Terpadu
RIAU24.COM - PEKANBARU — Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) masih menjadi salah satu tantangan lingkungan yang dihadapi Provinsi Riau, terutama saat memasuki musim kemarau. Peristiwa karhutla tidak hanya berdampak pada kerusakan lingkungan, tetapi juga dapat memengaruhi kesehatan masyarakat, aktivitas ekonomi, serta kualitas udara di wilayah terdampak.
Sebagai bagian dari dukungan terhadap upaya tersebut, PT Riau Andalan Pulp and Paper (RAPP) menegaskan komitmennya dalam pencegahan karhutla melalui sistem kesiapsiagaan terpadu di wilayah operasional perusahaan, mulai dari penguatan sumber daya manusia, pemanfaatan teknologi pemantauan, hingga kolaborasi dengan masyarakat di sekitar area operasional.
Komitmen tersebut disampaikan oleh Fire Mineral Coordinator Fire and Aviation Department RAPP, Widi Santoso, didampingi Manager SHR RAPP Wijatmoko Rah Trisno, usai mengikuti Apel Kesiapsiagaan Penanggulangan Bencana Kebakaran Hutan dan Lahan Nasional 2026.
Apel digelar di Lanud Roesmin Nurjadin, Pekanbaru, Kamis (5/3/2026), dihadiri oleh Menkopolkam, Jenderal (Purn) Djamari Chaniago, Menteri Kehutanan (Menhut) Raja Juli Antoni, Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Suharyanto, Ka BASARNAS, Kabareskrim Polri Komjen Syahardiantono, Plt Gubernur Riau SF Hariyanto.
Turut hadir pula, jajaran Forkompinda Riau antara lain Kapolda Riau Irjen Pol Herry Heryawan, Pangdam 19/Tuanku Tambusai, Danlanud Rusmin Nurdjadin , para Kepala daerah beserta jajarannya hingga pihak swasta.
Dalam amanatnya, Menteri Koordinator Bidang Politik dan Keamanan (Menko Polkam) Djamari Chaniago mengatakan bahwa apel tersebut menjadi langkah strategis dalam memperkuat kesiapan menghadapi potensi kebakaran hutan dan lahan, khususnya di Provinsi Riau yang selama ini rawan karhutla. Ia juga mengingatkan pentingnya menjaga keseimbangan alam.