Besarnya Perbedaan Penetapan Hari Raya Idulfitri 2026
RIAU24.COM -Wakil Ketua Umum MUI, KH Cholil Nafis, menyebut besarnya potensi perbedaan penetapan Hari Raya Lebaran antara pemerintah dan sejumlah organisasi masyarakat (ormas) Islam.
Oleh sebab itu dia meminta umat Islam di Tanah Air untuk menunggu hasil sidang isbat yang akan digelar pemerintah guna menentukan awal Idulfitri 1447 Hijriah, dikutip dari rmol.id, Selasa, 17 Maret 2026.
Berbeda itu dinilai karena sudah ada yang mengumumkan tanggal 20 Maret dan ada yang sudah menetapkan 21 Maret 2026 hari Raya Idulfitri, tapi sebagian ada yang berpotensi lebaran bareng.
"Pastinya, tunggu hasil sidang isbat Kemenag RI," ujarnya.
Untuk diketahui, Muhammadiyah, telah menetapkan Idulfitri 1447 H jatuh pada Jumat, 20 Maret 2026.
Sementara itu, pemerintah melalui Kementerian Agama akan menetapkan awal Syawal melalui sidang isbat yang digelar di Auditorium H.M. Rasjidi, Jakarta, bertepatan dengan 29 Ramadan 1447 H atau Kamis, 19 Maret 2026.