Dampak Terburuk Aturan WFH: Pengusaha Rugi Besar
RIAU24.COM - Ketua Umum Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo), Shinta Kamdani meyayangkan gagasan pemerintah menerapkan work from home (WFH) demi efisiensi BBM.
Hal ini menurutnya sulit diterapkan secara menyeluruh karena ada sektor usaha yang memang memerlukan kehadiran pekerja, dikutip dari inilah.com, Rabu, 18 Maret 2026.
Dia paham penghematan penggunaan BBM perlu dilakukan, untuk meminimalisir dampak kenaikan harga minyak imbas perang Iran yang dikeroyok zionis Israel dan Amerika Serikat (AS).
"Kami mendukung penghematan, karena ada efisiensi. Akan tetapi, perlu dipahami bahwa tidak semudah itu untuk menerapkan WFH. karena ada yang kena dampaknya," ujarnya.
Hanya saja aturan WFH, tidak bisa diterapkan di industri manufaktur yang membutuhkan kehadiran fisik dari para pekerjanya.
Mau tak mau, pemerintah bisa melakukan penyesuaian sebelum memutuskan WFH.