Menu

Penguatan Kesiapsiagaan Hadapi Musim Kemarau dan El Nino, Pemerintah Gelar Apel Siaga Karhutla

Devi 25 Apr 2026, 09:00
Apel siaga pengendalian Karhutla di bawah koordinasi Kementerian Koordinator Bidang Politik dan Keamanan sebagai langkah antisipatif menghadapi potensi risiko kebakaran (foto/ist)
Apel siaga pengendalian Karhutla di bawah koordinasi Kementerian Koordinator Bidang Politik dan Keamanan sebagai langkah antisipatif menghadapi potensi risiko kebakaran (foto/ist)

Situasi ini berpotensi semakin diperparah oleh fenomena iklim El Nino yang diprediksi terjadi bersamaan dengan musim kemarau. Oleh karena itu, penguatan kesiapsiagaan menjadi krusial, mencakup kesiapan personel, peralatan, serta optimalisasi sistem pemantauan guna memastikan efektivitas upaya penanganan karhutla.

“Saya juga berharap kegiatan ini tidak hanya berhenti pada tataran seremonial saja. Kita sangat perlu melakukan langkah-langkah rencana operasional taktis. Kesiapan lebih awal sangat kita harapkan untuk lebih detail memetakan lokasi-lokasi yang memiliki potensi karhutla,” tambahnya.

Apel siaga yang turut diikuti oleh beberapa perusahaan di Riau ini adalah sebagai bentuk komitmen bersama dalam menjaga kelestarian lingkungan dan mendukung upaya pencegahan kebakaran secara berkelanjutan. Dalam kegiatan tersebut, PT Riau Andalan Pulp and Paper (RAPP) hadir sebagai bagian dari peserta yang berpartisipasi bersama para pemangku kepentingan lainnya.

Fire Lowland Coordinator RAPP, Ramadhan, didamping Stakeholder Relations Manager RAPP,  Wijatmoko Rah Trisno, menyampaikan bahwa perusahaan senantiasa berkomitmen mendukung upaya pemerintah dalam pencegahan dan penanggulangan kebakaran hutan dan lahan melalui penguatan kesiapsiagaan serta koordinasi dengan para pemangku kepentingan terkait.

“Sebagai bagian dari komitmen tersebut, kami terus memperkuat kesiapsiagaan dan menjalin koordinasi dengan seluruh pihak terkait guna mendukung upaya pencegahan dan penanggulangan karhutla secara optimal,” ujar Ramadhan.

Melalui apel siaga ini, seluruh pihak diharapkan dapat meningkatkan kewaspadaan dan kesiapsiagaan dalam menghadapi musim kemarau, sehingga potensi terjadinya kebakaran hutan dan lahan dapat ditekan secara optimal serta respons penanganan di lapangan dapat dilakukan secara cepat dan terkoordinasi. ***

Halaman: 123Lihat Semua