Menu

BRK Syariah Fasilitasi Penyaluran Dana PPKS untuk 16.021 Hektare Lahan Sawit di Riau

Alwira 12 Jun 2026, 11:54
Penandatanganan Perjanjian Kerja Sama (PKS) 3 Pihak Tahap IV Tahun 2026 BRK Syariah Perkuat Peran Dukung Program Strategis Nasional
Penandatanganan Perjanjian Kerja Sama (PKS) 3 Pihak Tahap IV Tahun 2026 BRK Syariah Perkuat Peran Dukung Program Strategis Nasional

Sementara itu, Togu Rudianto Saragih menjelaskan bahwa implementasi program B50 akan membuka peluang pasar yang semakin besar bagi hasil produksi sawit nasional. “Program B50 merupakan kebijakan pemerintah untuk meningkatkan campuran biodiesel berbasis sawit dalam bahan bakar solar menjadi 50%. Dengan proyeksi penyerapan 36% dari total produksi CPO nasional, program ini membuka pasar domestik yang besar bagi hasil kebun sawit. Melalui PPKS, peningkatan produktivitas kebun rakyat diharapkan dapat memenuhi kebutuhan CPO untuk B50, sehingga petani tidak hanya mendapat manfaat dari replanting, tetapi juga kepastian penyerapan hasil panen untuk mendukung ketahanan energi nasional,” jelasnya.

Dukungan terhadap program ini juga disampaikan oleh Vera Virgianti yang mengajak lebih banyak lembaga pekebun memanfaatkan kesempatan peremajaan sawit. “Harapan kami, seluruh lembaga pekebun yang telah memasuki masa replanting di Provinsi Riau segera mengambil kesempatan mengikuti program pemerintah ini dan dapat bermitra dengan BRK Syariah dalam menyukseskan program peremajaan sawit,” katanya.

Sejalan dengan hal tersebut, Pemimpin Divisi Mikro Kecil dan Menengah BRK Syariah, Bobby Ferdian, menegaskan bahwa BRK Syariah akan terus meningkatkan dukungannya terhadap sektor perkebunan rakyat. “BRK Syariah berkomitmen untuk terus meningkatkan layanan dalam menyukseskan program peremajaan sawit dan pemberian fasilitas pembiayaan lanjutan,” ungkapnya.

Melalui capaian fasilitasi dana PPKS yang telah menjangkau 16.021 hektare lahan sawit serta dukungan pembiayaan lanjutan bagi petani, BRK Syariah optimistis dapat terus menjadi mitra strategis dalam mendorong produktivitas perkebunan sawit rakyat, memperkuat ekonomi daerah, dan meningkatkan kesejahteraan petani di Provinsi Riau. Adv

Halaman: 12Lihat Semua