Bengkalis Kirim 89 Peserta Ikuti Pelatihan Budidaya Kelapa Sawit
Ia berharap melalui pelatihan tersebut para peserta dapat meningkatkan kemampuan dalam mengelola kebun, mulai dari tahap pembibitan hingga panen dan pascapanen, sehingga produktivitas tanaman kelapa sawit dapat terus ditingkatkan.
Sementara itu, mewakili Kepala Dinas Perkebunan Kabupaten Bengkalis, Khairul Ashri menjelaskan bahwa produktivitas tandan buah segar (TBS) kelapa sawit di Kabupaten Bengkalis masih relatif rendah jika dibandingkan dengan rata-rata produktivitas di tingkat Provinsi Riau maupun nasional.
Kondisi tersebut, jelasnya, antara lain dipengaruhi oleh berbagai kendala, termasuk kondisi lahan dan keterbatasan SDM pekebun dalam menerapkan teknis budidaya yang tepat.
“Pemerintah Kabupaten Bengkalis bersyukur dengan adanya dukungan dana dari BPDP dan Direktorat Jenderal Perkebunan Kementerian Pertanian. Tahun ini kita dapat melatih sebanyak 456 pekebun Bengkalis,” jelasnya.
Dari jumlah tersebut, sebanyak 274 pekebun mengikuti pelatihan budidaya kelapa sawit yang dilaksanakan dalam tiga gelombang. Pada gelombang ketiga yang dilaksanakan pekan ini, sebanyak 89 pekebun mengikuti pelatihan yang diselenggarakan oleh PT Sumberdaya Indonesia Berjaya (SIB).
Menurut Khairul, kegiatan tersebut menjadi momentum penting bagi para pekebun untuk meningkatkan kompetensi dan menerapkan ilmu yang diperoleh dalam pengelolaan kebun masing-masing.