Kolaborasi Atasi Karhutla, Tim Gabungan Satgas dan PTPN IV PalmCo Lokalisasi Titik Api di Kalsel dan Riau
“Sistem pemantauan ini berfungsi sebagai salah satu lapis peringatan dini (early warning system). Namun, efektivitas penanganannya tetap sangat bergantung pada kesiapan infrastruktur dan koordinasi tim gabungan di lapangan pada saat verifikasi serta eksekusi dilakukan," ujarnya.
Dukungan di lapangan diwujudkan melalui pengerahan personel di titik-titik rawan. Di Provinsi Riau, personel pendukung dari PTPN IV PalmC disebar ke Kabupaten Siak, Kampar, dan Indragiri Hulu. Guna menunjang tugas Satgas, tim dibekali peralatan pemadaman mumpuni, seperti mesin pompa air berkekuatan 25 tenaga kuda, nozzle bertekanan tinggi, hingga armada patroli.
Di Kecamatan Dayun, Kabupaten Siak, personel PTPN IV PalmCo beberapa waktu lalu bergabung dengan Satgas gabungan dari unsur TNI, Polri dan BPBD.
Tim gabungan ini bahu membahu menangani kebakaran lahan gambut milik warga dengan luasan kurang lebih 40 hektare.
Untuk mencapai lokasi, para tim pemadam bahkan harus mengarungi sungai. Pemadaman terbilang cukup menantang karena lokasi dan cuaca yang terik kala itu. Setelah pemadaman, tim bahkan harus menahan lelah karena harus melanjutkan proses pendinginan secara saksama untuk memastikan tidak ada sisa bara di dalam lapisan gambut.
Upaya gabungan serupa juga diimplementasikan saat melokalisasi titik api di area berbukit seluas 4 hektare di wilayah Kecamatan Kelayang, Kabupaten Indragiri Hulu. Upaya yang sama juga dilangsungkan di sejumlah titik di Kabupaten Kampar.