Keluarga Artis yang Alami Kerusakan Otak setelah Makan Selai Kacang Dianugerahi Uang Jutaan Dolar oleh Hakim

Amerita 12 Apr 2021, 09:25
google
google

RIAU24.COM -  Chantel Giacalone (27) mengalami kerusakan otak kiri setelah memakan pretzel yang diolesi selai kacang.

Pada 20 Februari 2013, Chantel Giacalone yang saat itu berusia 27 tahun menjadi model pakaian di pameran perdagangan mode di Mandalay Bay South Convention Center. Di acara itu, seorang teman membeli yogurt dan meletakkan pretzel dengan selai kacang untuk Chantel.
zxc1
Chantel mengalami syok anafilaksis setelah menggigit pretzel tersebut, dia memiliki alergi terhadap selai kacang.

Pengacaranya, Christian Morris, mengatakan otak Chantel kehilangan oksigen selama beberapa menit di dalam ambulans milik MedicWest.

Selama tiga minggu percobaan sipil, Morris berpendapat bahwa tidak satu pun dari dua petugas medis di tempat pada hari itu memiliki epinefrin IV, pengobatan adrenalin untuk reaksi alergi parah yang diwajibkan oleh Distrik Kesehatan Nevada Selatan.
zxc2
Petugas medis hanya memiliki epinefrin intramuskular di tas mereka, yang mereka gunakan pada Chantel Giacalone.

MedicWest membantah melakukan kesalahan dan mengatakan keadaan tidak bisa dihindari karena sensitivitas Chantel yang kian meningkat karena sensitivitasnya terhadap kacang.

Pada saat peristiwa itu terjadi, Chantel sudah memulai karir aktingnya lewat peran dalam film thriller 2009 "The Butterfly Effect 3: Revelations" dan serial web "Hollow Walls."

Kini, Chantel sudah menginjak usia 35 tahun, dia lumpuh total dan harus makan lewat tabung. Bahkan gadis cantik itu hanya bisa berkomunikasi dengan matanya. 

Oleh hakim, keluarga Chantel dianugerahi uang sejumlah $ 29,5 juta, Jumat (9/4). Hakim menyatakan layanan ambulans terbukti lalai dalam menangani Chantel.

“Setidaknya putriku akan diurus. Saya senang tentang itu," kata ayahnya, Jack Giacalone, setelah putusan dibacakan.