Memiliki Banyak Istri dan Selir, Genghis Khan Memiliki Keturunan Sekitar 16 Juta Pria di Dunia

Rizka 16 Apr 2021, 09:17
google
google

RIAU24.COM -  Pemimpin Mongol Genghis Khan dikenal memiliki banyak anak dengan wanita yang berbeda.

Sebuah penelitian menghebohkan banyak pihak lantaran menyebutkan sebuah fakta yang terbilang cukup mengejutkan, yakni bahwa sebanyak 16 juta lebih pria yang ada di dunia ternyata keturunan Genghis Khan.

Pada masa pimpinan Genghis Khan, penguasa Mongolia pada abad ke-13 ini dikenal sebagai sosok yang haus akan seksualitas. Tak heran jika di masa kekuasaannya, ia disebut-sebut berhasil meniduri hingga 1.000 wanita lebih.

Menurut penelitian yang diadakan oleh pakar genetika evolusi dari Wellcome Trust Sanger Institute, Hinxton, Inggris bernama Chris Tyler-Smith, ia menemukan sebuah fakta bahwa delapan persen pria dari enam belas populasi di Asia, serta 0,5 persen laki-laki di dunia memiliki kromosom Y yang nyaris mirip.

Dalam artikel ilmiah yang diterbitkan pada 2003 silam ini, variasi unik genetik dalam DNA menunjukkan adanya garis keturunan yang sama diawali pada kurang lebih 1.000 tahun yang lalu di Mongolia.

Kromosom Y adalah jejak variasi genetik yang ditinggalkan oleh garis keturunan ayah dalam pohon keluarga yang lebih besar. Genetik dari Genghis Khan diwariskan hingga ke beberapa generasi di masa mendatang, bahkan hingga saat ini dan menyebar di sejumlah belahan negara.

Temuan genetik dilihat oleh peneliti sebagai bukti pengaruh bahwa seseorang dengan banyak keturunan dapat memiliki spesies.

Kekaisaran Mongol pada puncaknya menguasai wilayah yang luas dari China ke Iran, dan sebagian Rusia meluas ke Eropa.

Genghis Khan lahir sekitar 1162 di Mongolia.

Dia pertama kali menikah pada usia 16 tetapi mengambil banyak istri dan selir selama masa hidupnya.

Istri pertama Khan, Borte, melahirkan empat putra yang menjadi pewaris dinasti.