China Melarang Influencer Untuk Memamerkan Kekayaan di Media Sosial

Devi 28 Nov 2021, 22:43
Foto : Internet
Foto : Internet

RIAU24.COM -  Selebriti dan influencer di China sekarang dilarang memamerkan kekayaan mereka atau segala bentuk 'kesenangan berlebihan' di media sosial karena pemerintah China berupaya mengubah industri hiburan dan fandom negara itu.

Seperti dilansir Business Insider, Administrasi Cyberspace China mengumumkan pada hari Selasa (23 November 2021) bahwa akun media sosial selebriti dan klub penggemar harus “mengikuti ketertiban umum dan kebiasaan yang baik, mematuhi orientasi opini publik dan orientasi nilai yang benar, mempromosikan sosial nilai-nilai inti, dan menjaga gaya dan rasa yang sehat,”.

zxc1

Langkah ini mengikuti tindakan keras pemerintah China terhadap industri hiburan Republik yang sedang berkembang saat para pejabat melawan skandal selebriti dan grup penggemar online.

Sebelumnya, Partai Komunis China mengatakan bahwa skandal ini menyebabkan kekacauan sosial di negara itu yang harus dihentikan.

Dalam pengumuman yang sama, Administrasi Cyberspace China juga melarang selebriti menyebarkan desas-desus, menerbitkan informasi palsu atau pribadi, memprovokasi kelompok penggemar untuk 'saling menyerang secara verbal' dan mengambil bagian dalam penggalangan dana ilegal atau investasi irasional.

zxc2

Untuk menegakkan peraturan baru, jejaring sosial Tiongkok harus memantau dan melaporkan 'kecurigaan tindakan ilegal dan kriminal dari bintang yang terpapar dan konflik kelompok yang melibatkan penggemar' kepada pihak berwenang. 

Platform media sosial China juga harus memoderasi konten yang dapat memicu kekacauan sosial.