Sel Kanker Hancur Cukup 16 Jam Saja dengan Tanaman Ini

Rizka 5 May 2022, 19:23
google
google

RIAU24.COM -  Kanker adalah salah satu jenis penyakit dimana sel abnormal tumbuh berkembang di dalam tubuh. Kanker termasuk penyakit berbahaya yang bisa menyebabkan kematian.

Tetapi jangan khawatir, sekarang ini sudah ada jenis tanaman yang membunuh sel kanker dengan cepat. Menurut penelitian, tanaman yang satu ini mampu membunuh 98% sel-sel kanker payudara hanya dalam waktu 16 jam, dan sekarang sudah digunakan dalam berbagai pengobatan China.

Sedangkan jika tanaman ini dicampur dengan tanaman apsintus, maka dipercaya mampu menhilangkan semua sel kanker yang ada di dalam tubuh.

Sebagaimana dilansir dari laman kaskus.co.id dijelaskan bahwa tanaman yang mengandung zat artemisinin sangat efektif untuk membunuh sel kanker.

Tanaman yang dimaksud adalah Artemisinin, atau ekstrak dari tanaman ini. Artemisinin adalah salah satu turunan dari apsintus atau Artemisia annua. Sudah banyak penelitian yang membuktikan keampuhan dari Artemisinin yang efektif mengatasi berbagai macam penyakit.

Selain itu, ekstrak tanaman ini sudah lama digunakan sebagai obat malaria. Orang pertama kali menemukan manfaat dari tanaman ini adalah dua ilmuwan yaitu Narendra Singh dan Henry Lai dari University of Washington. Hasil penelitian mereka menemukan fakta bahwa sel kanker bisa hancur dengan sendirinya dengan menggunakan tanaman Artemisinin.

Jika digunakan sendirian, tanaman ini bisa mengurangi sel kanker hingga 28 persen. Namun jika digunakan bersama dengan zat besi, tanaman wormwood bisa membunuh hampir semua sel kanker. Uniknya, sel yang masih sehat sama sekali tak terpengaruh dengan efek tanaman ini.

Ini bukan satu-satunya penelitian yang membuktikan bahwa wormwood ampuh untuk obat kanker. Namun dalam penelitian ini baru diketahui bahwa khasiat wormwood sangat luar biasa, terutama jika dipadukan dengan zat besi. Selama ini parasit malaria tak bisa hidup ketika terpapar artemisinin karena kadar besi di dalamnya. Ternyata hal yang sama juga berlaku pada sel kanker.