Komisi IV DPRD Bengkalis Gelar Rapat Renja Bersama OPD

Dahari 27 Feb 2025, 13:16
Komisi IV DPRD Bengkalis Gelar Rapat Renja Bersama OPD
Komisi IV DPRD Bengkalis Gelar Rapat Renja Bersama OPD

RIAU24.COM - Sebagai pedoman melaksanakan program dan kegiatan DPRD di tahun berikutnya, DPRD perlu menyusun Rencana Kerja (Renja) DPRD untuk tahun mendatang.

Komisi IV DPRD Kabupaten Bengkalis melaksanakan rapat Bersama OPD mitra kerja Komisi IV embidangi Kesejahteraan Sosial dan SDM yakni Dinas Pendidikan, Dinas Sosial, Dinas Kesehatan, RSUD Bengkalis dan Dinas Pariwisata, Budaya dan Olahraga, Selasa 25 Februari 2025.

Rapat dipimpin langsung oleh Ketua Komisi Irmi Syakip Arsalan dan dihadiri Wakil Ketua Komisi IV, Sekretaris serta anggota.

Renja merupakan dokumen perencanaan untuk Periode 1 (Satu) tahun anggaran, yang memuat kebijakan, program, dan kegiatan pembangunan yang didasarkan pada kondisi, potensi, permasalahan, kebutuhan nyata, dan aspiriasi masyarakat.

Ketua Komisi IV Irmi Syakip Arsalan menyampaikan, rapat Renja yang dilakulan pada hari ini adalah untuk menyelaraskan dan mensinergikan apa yang menjadi tumpuan dari capaian dari masing-masing OPD yang dibawah mitra kerja komisi IV.

"Masukan-masukan yang bisa dijadikan rujukan oleh dinas-dinas terkait, baik itu temuan di lapangan, diskusi dengan masyarakat yang bisa menjadi masukan bagi dinas dalam penyusunan Renja Tahun 2026,"ungkap.

"Penyusunan Renja dimaksudkan sebagai pedoman bagi pelaksanaan program kegiatan guna menjaga konsistensi dan sinergitas program dan kegiatan sehingga dapat dengan optimal mendukung proses pembangunan Kabupaten Bengkalis, pemahaman cermat terhadap program-program prioritas dan strategis sehingga perencanaan yang dihasilkan menjadi sinergis dan tepat sasaran," ucap Irmi Syakip Arsalan lagi.

Selanjutnya Wakil Ketua Komisi IV Ahmad husein menambahkan, Dinas Pendidikan merupakan mitra kerja komisi IV maka diharapkan komunikasi berjalan dengan baik, kemudian memperhatikan dunia pendidikan baik itu bangunan sekolah yang ada di Bengkalis maupun infrastrukturnya dan apa yang menjadi usulan Komisi IV untuk diakomodir.

Sementara itu, anggota komisi IV Febriza luwu mengatakan, efisiensi juga akan berdampak bagi RSUD dan Dinas Kesehatan maka persiapan untuk efisiensi Dinas Kesehatan juga RSUD harus sama-sama bisa terakomodir, kemudian untuk BPJS harus bisa menjemput bola ke masyarakat sehingga program yang berkaitan dengan BPJS bisa tercapai.

Dalam Rapat tersebut, anggota komisi IV lainnya M. Isa dan Milla menyampaikan beberapa hal terkait pariwisata, ketika Bengkalis dikatakan sebagai pusat dan aspek pendidikan maka sebaiknya kita harus menonjolkan terlebih dahulu ikon-ikon yang bisa dikenal diluar sana sehingga kita menjalin kerjasama dengan perguruan tinggi dengan daerah luar maupun luar negeri yang bisa ada kaitannya dengan budaya yang ada di Kabupaten Bengkalis, seperti Zapin yang ada di Meskom, Kain Tenun dan sepak bola api yang ada di Pulau Rupat.

Kepala-Kepala Dinas terkait yang menghadiri rapat tersebut mengatakan, usulan-usulan yang disampaikan akan ditindaklanjuti dan akan mengevaluasi mana yang akan menjadi prioritas dan mengakomodir untuk kepentingan masyarakat baik itu pendidikan, sosial, kesehatan dan budaya sehingga semua kepentingan masyarakat bisa terpenuhi.