Mantan Kepala Mossad: Netanyahu Bertanggung Jawab Atas Kejadian 7 Oktober

Amastya 7 Sep 2025, 16:29
Mantan kepala badan intelijen Israel Mossad, Yossi Cohen/ Middle East Monitor
Mantan kepala badan intelijen Israel Mossad, Yossi Cohen/ Middle East Monitor

RIAU24.COM - Mantan kepala badan intelijen Israel Mossad, Yossi Cohen, mengatakan bahwa Perdana Menteri Benjamin Netanyahu bertanggung jawab penuh atas peristiwa 7 Oktober, baik sebelum maupun sesudahnya.

"Saya belum berbicara dengan Netanyahu selama satu setengah tahun. Dia bertanggung jawab atas semua yang terjadi pada 7 Oktober," kata Cohen, lapor media Israel.

Ditanya tentang kepemimpinan Israel, jawabannya lugas, "tak seorang pun akan memenangkan Likud sendirian—itulah yang membuat saya frustrasi. Saya mengusulkan untuk menyatukan partai dari bawah ke atas, tetapi semua orang ingin maju secara independen. Mereka semua mengambil dari kue yang sama, dan pada akhirnya partai itu hanya akan membesar. Ada satu blok—mengapa tidak menyatukannya? Mengapa tidak memiliki satu pemimpin untuk semuanya?"

Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu telah menetapkan visinya untuk masa depan Gaza seiring militer negara itu semakin merambah wilayah tersebut.

Berbicara menjelang pertemuan darurat Dewan Keamanan PBB, Netanyahu berjanji untuk membongkar kebohongan dan mengatakan kebenaran tentang konflik yang sedang berlangsung.

Ia menegaskan bahwa Hamas masih memiliki ribuan teroris bersenjata di Gaza yang tujuan utamanya adalahmenghancurkan Israel.

“Rakyat Gaza memohon kepada kami dan kepada dunia untuk dibebaskan dari Hamas,” katanya.

Menyebut Hamas sebagai ‘organisasi genosida,’ Netanyahu menekankan, “tidak ada negara yang akan menoleransi entitas yang ingin dihancurkan hanya sepelemparan batu dari perbatasannya.”

(***)