Netanyahu: Kampanye Militer di Gaza Belum Berakhir, Peluang Besar Ada di Depan Mata

Amastya 13 Oct 2025, 13:11
Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu /AFP
Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu /AFP

RIAU24.COM - Menjelang pembebasan para sandera pada hari Senin (13 Oktober), Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu membagikan pesan video yang mengatakan pembebasan para sandera tersebut merupakan awal era baru bagi negara tersebut.

"Ini malam yang emosional. Malam yang penuh air mata. Malam yang penuh sukacita, karena besok putra-putra kami akan kembali ke tanah air mereka. Besok menandai dimulainya era baru – jalan penyembuhan, jalan pembangunan kembali," ujar PM Israel.

Netanyahu menambahkan, “juga terdapat peluang besar – kami akan memanfaatkannya," tanpa menjelaskan lebih lanjut.

PM Israel juga memperingatkan, “kampanye militer belum berakhir dan bahwa musuh-musuh Israel berusaha memulihkan diri untuk menyerang kami lagi.”

IDF nyatakan 'kemenangan' dalam perang Gaza

Sementara itu, Kepala Staf Angkatan Pertahanan Israel (IDF), Jenderal Eyal Zamir, mendeklarasikan kemenangan Israel atas Hamas.

Ia mengatakan bahwa tekanan militer yang diberikan kepada Hamas dalam dua tahun terakhir, di samping langkah diplomatik pelengkap, telah menghasilkan kemenangan atas kelompok teror Palestina tersebut.

"Kami akan terus bertindak untuk membentuk realitas keamanan yang akan memastikan bahwa tidak ada ancaman terhadap Negara Israel dan warganya yang akan muncul dari Jalur Gaza," kata Zamir.

"Dengan kembalinya para sandera, kami memenuhi salah satu tujuan penting yang kami perjuangkan, sebuah tujuan yang merupakan komitmen nasional, moral, dan Yahudi," tambahnya.

"Kami bertindak dengan presisi dan profesionalisme, sistematis, dan bertanggung jawab. Kami membuat keputusan yang rumit agar tidak membahayakan keselamatan para sandera dan secara signifikan mengurangi korban jiwa di antara pasukan kami," ujar Zamir lebih lanjut.

(***)