Bukti Mafia Migas Masih Bebas berkeliaran di Indonesia

Azhar 17 Oct 2025, 20:43
Kilang minyak terbakar. Sumber: Internet
Kilang minyak terbakar. Sumber: Internet

RIAU24.COM - Anggota Komisi XII DPR Yulian Gunhar menilai insiden ledakan di kilang minyak dan petrokimia milik PT Trans Pacific Petrochemical Indotama (TPPI) di Tuban, Jawa Timur, disebabkan oleh mafia migas.

Artinya, peristiwa ini bukan sekadar kecelakaan industri biasa, dikutip dari rmol.id, Jumat, 17 Oktober 2025.

"Ledakan ini memiliki pesan politik dan ekonomi yang serius terhadap pemerintahan Presiden Prabowo Subianto," ujarnya.

“Ini pesan keras kepada pemerintahan Bapak Presiden Prabowo bahwa masih ada pihak-pihak yang ingin bernegosiasi, mereka yang selama ini kita kenal sebagai mafia migas," tambahnya.

Tambahnya, pola serangan berulang terhadap fasilitas energi strategis seperti kilang minyak dapat menimbulkan panic buying di masyarakat dan mengguncang stabilitas pasokan energi nasional.

"Ini cara lama mereka. Ketika kepentingan terganggu, mereka menebar ketakutan dan menciptakan kepanikan publik. Ini adalah bentuk tekanan terselubung," ujarnya.

Dia yakin hal ini terjadi karena proses hukum yang sedang berjalan terhadap sejumlah figur terkait praktik mafia migas.