Tim SAR Gabungan Temukan 2 Mayat Selain ABK KM Makmur Jaya 89
RIAU24.COM - Satu orang nelayan ABK KM Makmur Jaya 89 dari tanjung balai karimun (kepri) yang dikabarkan terjatuh diwilayah perairan Muntai kecamatan Bantan, Kabupaten Bengkalis akhirnya ditemukan dititik kordinat awal.
Kejadian tersebut pada Minggu 4 Januari 2026 kemarin pukul 12.00 Wib. Posisi kejadian titik koordinat di perkiraan LKP 1°30'46''N 102°41'46''E.
Tim gabungan diantaranya, TNI AL Posal Bengkalis, Basarnas, Pol Airud meranti dan BPBD meranti dan BPBD Bengkalis yang membantu pencarian tersebut dalam kondisi cuaca buruk dan akhirnya membuahkan hasil.
Sementara, komandan Pos TNI AL (Posal) Bengkalis Lettu Laut (PM) Nirwan Hastya saat dikonfirmasi Riau24.com mengatakan bahwa korban dari ABK KM Makmur Jaya 89 telah di temukan oleh tim gabungan Basarnas. Saat itu juga ada satu jenazah lagi yang diduga warga malaysia.
"Kita melakukan pencarian oleh Tim SAR gabungan sejak kemarin dan membuahkan hasil. Bahkan ada dua orang mayat yang ditemukan diantaranya ABK KM Makmur Jaya 89 dan satu lagi diduga warga malaysia,"ungkap Danposal Bengkalis Lettu Laut (PM) Nirwan Hastya, Kamis 8 Januari 2026 kepada Riau24.com.
Untuk kedua jenazah tersebut langsung diserahkan ke Maritim Malaysia dan ABK KM Makmur Jaya 89 langsung dibawa ke Kepri.
Menurut Lettu Laut (PM) Nirwan bahwa untuk identitas korban ABK KM Makmur Jaya 89 bernama Rapat (39) warga Batu Besar, Kecamatan Nongsa, Kota Batam, Kepri.
"Sudah di evakuasi menggunakan speed boat basarnas serta jenazah di temukan jam 14.00 wib siang, saat itu juga karena Basarnas menyerahkan jenazah warga malaysia di tengah laut maka dari itu mereka kapal basarnas kehabisan BBM sehingga harus terapung dan cuaca buruk, akibat dari itu kapal Basarnas hampir tenggelam dan akhirnya tersandar di bibir pantai Teluk Lancar," ujarnya.
Diutarakannya, untuk semua Tim SAR telah berhasil menyandar ke Pos Pol Airud Bandul dalam keadaan selamat.