Muhammadiyah Komentari Pandji yang Dipolisikan

Azhar 9 Jan 2026, 22:06
Ketua Pimpinan Pusat (PP) Muhammadiyah Anwar Abbas. Sumber: Muhammadiyah
Ketua Pimpinan Pusat (PP) Muhammadiyah Anwar Abbas. Sumber: Muhammadiyah

RIAU24.COM - Ketua Pimpinan Pusat (PP) Muhammadiyah Anwar Abbas mengomentari Polemik komedi Mens Rea yang dibawakan Pandji Pragiwaksono dan berujung pada pelaporan ke Polda Metro Jaya.

Menurutnya, kritik seharusnya disikapi dengan sikap lapang dada dan bijaksana, dikutip dari rmol.id, Jumat, 9 Januari 2025.

"Kita harus berlapang dada jika dikritik, karena lewat kritik kita bisa bercermin apakah kita sudah berbuat baik dan benar atau belum," ujarnya.

Apabila selama ini suatu individu atau institusi telah berjalan di jalur yang benar, maka kritik justru harus dijadikan pemicu untuk meningkatkan kualitas.

"Serta meningkatkan kebaikan dan kebenaran tersebut agar manfaat kehadirannya semakin dirasakan oleh masyarakat luas," ujarnya.

"Kalau di masa lalu kita belum bisa berbuat baik dan benar. Maka mari kita evaluasi apa yang menjadi penyebab dari itu semua untuk kemudian kita carikan usaha dan upaya, serta solusi agar kehadiran kita bisa menjadi lebih berarti dan bermakna," tambahnya.

Bagi Muhammadiyah, upaya menegakkan kebaikan dan kebenaran merupakan tugas suci. 

Sebab, sebaik-baik individu maupun organisasi dalam Islam adalah yang kehadirannya benar-benar menghadirkan maslahat dan manfaat, tidak hanya bagi dirinya sendiri, tetapi juga bagi umat, bangsa, negara, kemanusiaan, serta lingkungan.