Apa Tak Ngeri, Kandang Banteng Dicaplok Partai Lain

Azhar 11 Jan 2026, 16:44
Ketum PDIP Megawati Soekarnoputri. sumber: CNBC Indonesia
Ketum PDIP Megawati Soekarnoputri. sumber: CNBC Indonesia

RIAU24.COM - Direktur Eksekutif Aljabar Strategic Indonesia, Arifki Chaniago mewanti-wanti pernyataan Ketua Umum PSI Kaesang yang ingin menjadikan Jawa Tengah sebagai basis elektoral baru.

Padahal sama-sama diketahui, Jawa Tengah merupakan basis suara PDIP yang paling strategis, dikutip dari rmol.id, Minggu, 11 Januari 2026.

PDIP bisa memulainya melalui Rapat Kerja Nasional (Rakernas) I PDIP.

"Ini bisa menjadi ruang penting untuk membaca ulang peta politik Jawa Tengah," ujarnya.

"Apakah PSI diposisikan sebagai lawan langsung, atau justru bagian dari dinamika kekuasaan yang lebih besar bersama Gerindra," tambahnya.

Dia meyakini Jawa Tengah selama ini bukan hanya lumbung suara PDIP, tetapi juga basis simbolik dan organisatoris. 

Karena itu, setiap pernyataan politik yang menyasar wilayah Jateng termasuk dari PSI perlu dibaca secara struktural, bukan sekadar kompetisi elektoral biasa. 

"PSI dinilai membawa narasi pembaruan dan kedekatan dengan kekuasaan pusat, yang secara psikologis dapat mengganggu persepsi dominasi lama," sebutnya.

Tambahnya, m ancaman utama terhadap PDIP di Jawa Tengah tidak bisa dibaca tunggal. 

Seperti Partai Gerindra sebagai partai penguasa yang memiliki sumber daya, jejaring elite, dan kontrol agenda nasional.