Bagus Santoso Tandatangani Komitmen Manajemen Talenta Bersama Kepala Daerah se-Provinsi Riau dan Kepri

Dahari 13 Jan 2026, 20:11
Bagus Santoso Tandatangani Komitmen Manajemen Talenta Bersama Kepala Daerah se-Provinsi Riau dan Kepri
Bagus Santoso Tandatangani Komitmen Manajemen Talenta Bersama Kepala Daerah se-Provinsi Riau dan Kepri

RIAU24.COM - Pemerintah Kabupaten Bengkalis menegaskan komitmennya dalam memperkuat reformasi birokrasi melalui penerapan sistem merit yang objektif.

Hal itu ditandai dengan kehadiran Wakil Bupati Bengkalis, Bagus Santoso, dalam acara Penandatanganan Komitmen Bersama Penerapan Manajemen Talenta Instansi oleh Kepala Daerah se-Provinsi Riau dan Kepulauan Riau.

Kegiatan strategis yang diinisiasi oleh Badan Kepegawaian Negara (BKN) ini berlangsung di Aula Wan Seri Beni, Kantor Gubernur Kepulauan Riau. Senin, 12 Januari 2026.

Ikut mendampingi Wabup Bagus Santoso Kepala Badan Kepegawaian, Pendidikan dan Pelatihan (BKPP) Kabupaten Bengkalis, Djamaluddin. Kegiatan ini dihadiri Kepala BKN RI, Prof. Zudan Arif Fakrulloh, Plt. Gubernur Riau SF Harianto, Gubernur Kepulauan Riau H. Ansar Ahmad, serta para Bupati dan Wali Kota dari kedua provinsi.

Dalam arahannya Kepala BKN, Prof. Zudan Arif Fakrulloh, mengibaratkan ASN sebagai mesin penggerak pembangunan. "Presiden adalah pilot, masyarakat adalah penumpang, dan ASN adalah mesin penggeraknya. Karena itu, ASN harus solid dan bekerja efektif untuk mewujudkan Asta Cita," tegasnya.

Prof. Zudan menjelaskan, manajemen talenta merupakan alat untuk memastikan prinsip the right man on the right place. Melalui transformasi digital BKN, proses mutasi hingga promosi kini terintegrasi satu pintu dengan target penyelesaian maksimal lima hari kerja melalui platform ASN Digital.

Menanggapi hal tersebut, Wakil Bupati Bengkalis H. Bagus Santoso menyatakan, Pemkab Bengkalis siap mendukung penuh transformasi ini demi meningkatkan kualitas pelayanan publik di Negeri Junjungan.

“Kami berkomitmen penuh menerapkan manajemen talenta secara konsisten. Bersama BKPP, kita pastikan setiap jabatan diisi oleh aparatur yang memiliki kompetensi dan integritas tinggi sesuai kebutuhan pembangunan daerah,” ujar Bagus Santoso.

Lebih lanjut, Bagus menekankan bahwa dengan sistem asesmen dan profiling yang transparan, pengisian jabatan di lingkungan Pemkab Bengkalis akan jauh lebih akuntabel.

“ASN harus satu barisan dan fokus mendukung visi-misi kepala daerah. Dengan manajemen talenta yang baik, pembangunan daerah akan berjalan lebih efektif dan berorientasi pada hasil nyata bagi masyarakat,” pungkasnya.

Penandatanganan komitmen ini diharapkan menjadi tonggak sejarah baru dalam menciptakan tata kelola pemerintahan yang profesional dan bersih di wilayah Riau dan Kepulauan Riau