Dukungan untuk PDIP yang Tolak Pilkada

Azhar 13 Jan 2026, 23:48
Wakil Ketua Umum PAN Viva Yoga Mauladi. sumber(0
Wakil Ketua Umum PAN Viva Yoga Mauladi. sumber(0

RIAU24.COM - Wakil Ketua Umum PAN Viva Yoga Mauladi tak mempermasalahkan sikap PDIP yang masih mempertahankan Pilkada langsung.

Menurutnya, beda pandangan antarpartai justru vitamin demokrasi, dikutip dari inilah.com, Selasa, 13 Januari 2016.

"Setiap partai politik tentu memiliki ideologi politik, platform, dan garis perjuangan politik tersendiri. Ada yang hampir mirip di antara partai politik, ada yang berbeda," ujarnya.

Ia menegaskan tak ada yang salah jika partai mengambil posisi berbeda lantaran masing-masing berdiri dari basis kepentingan dan kelompok masyarakat yang mereka wakili.

"Hal itu wajar sebagai konsekuensi logis dari keberagaman pemikiran dan kepentingan masyarakat, yang kemudian yang senasib, seide, dan sevisi berhimpun menjadi satu di partai politik tertentu," sambungnya.

Tambahnya, baik Pilkada langsung maupun melalui DPRD sama-sama konstitusional selama tetap diselenggarakan dengan prinsip demokratis. 

Mahkamah Konstitusi, bahkan pernqh menyatakan format Pilkada sebagai open legal policy yang bisa dipilih oleh pemerintah dan DPR.

"Ikhtiar dari PAN dengan Pilkada tidak langsung di antaranya akan tumbuh calon pemimpin yang memiliki visi, integritas, dan kapasitas mumpuni, yang secara empiris di Pilkada langsung mereka sebagian besar tergusur oleh kandidat yang hanya mengandalkan isi tas saja. Dari penilaian menunjukkan bahwa banyaknya suara calon berbanding lurus dengan banyaknya amplop yang ditebar," jelasnya.